Menurut Survei Literasi Digital di Indonesia pada tahun 2021, Indeks atau skor Literasi Digital di Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 1-5. Skor tersebut menunjukkan bahwa tingkat literasi digital di Indonesia masih berada dalam kategori sedang. Trainer dan Managing Director Kaizen Room, Aidil Wicaksono mengatakan pemahaman akan literasi digital sangat diperlukan, tak hanya mengetahui lanskap digital kini masyarakat harus mampu menggunakan dan mengevaluasi berbagai informasi yang beredar. Proses memahami kecakapan digital akan mengacu pada bagaimana kompetensi seperti cara berinteraksi dengan orang lain yang beretika dan berbudaya, serta pemahaman akan digital skills yang bisa menjadi modal menghadapi ekonomi digital yang sudah di depan mata.

“Kita terus diajak untuk beradaptasi karena setiap waktunya akan berubah. Dari cara kita berinteraksi, mencapai sesuatu, cara belajar, bekerja dan berpikir,” ujar Aidil saat Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Nganjuk, Jawa Timur. Selain itu ilmu pelengkap untuk kecakapan digital adalah bagaimana individu mampu terhubung. Karena di era berikutnya akan lebih luar biasa dan cepat, bahkan setiap orang dapat belajar melalui ponsel yang ada digenggaman. Bahkan kini setiap orang dituntut untuk bisa berkolaborasi.

“Siapa yang bisa bergerak cepat dan adaptif akan mampu bertahan bahkan bersaing dengan para legenda di masanya,” tuturnya lagi.

Adapun berhubungan dengan lanskap digital, pengguna internet di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan. We Are Social mencatat kini pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta pengguna, di mana sebanyak 170 juta penggunanya menggunakan media sosial.

Dapat dikatakan pengguna internet mencapai 61.8% dari total populasi Indonesia.

Sebagai respons untuk menanggapi perkembangan TIK ini, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi melakukan kolaborasi dan mencanangkan program Indonesia Makin Cakap Digital. Program ini didasarkan pada empat pilar utama literasi digital yakni Kemampuan Digital, Etika Digital, Budaya Digital, dan Keamanan Digital. Melalui program ini, 50 juta masyarakat ditargetkan akan mendapat literasi digital pada tahun 2024.

Webinar #MakinCakapDigital 2022 untuk kelompok masyarakat di wilayah Nganjuk, Jawa Timur merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siber Kreasi. Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli dibidangnya untuk berbagi terkait budaya digital antara lain Founder – Komisaris Lenere Business Suites, Eko Prasetyo. Trainer dan Managing Director Kaizen Room, Aidil Wicaksono dan Dosen Universitas Brawijaya, Bayu Indra Pratama.