Branding identik dengan identitas atau merek yang membedakan antar satu perusahaan dengan perusahaan lainnya. Dalam membangun usaha, sangat penting memikirkan tentang branding. Simak berikut ini penjelasan lengkap mengenai branding.

Branding Adalah

Branding adalah menyampaikan identitas perusahaan kepada peminat barang dan jasa sehingga terjadi pengambilan keputusan. Buku The Art of Branding oleh Resanti Lestari menjelaskan bahwa peranan merek sangat strategis dalam rangka memajukan bisnis.

Sebab dengan branding akan membuat masyarakat mengingat nilai perusahaan dan mampu mempertahankan posisinya di pasar yang di kuasai.

Branding juga perlu didukung dengan peningkatan kualitas produk atau jasa yang ditawarkan. Sebab meskipun sudah melakukan pemasaran dan iklan yang besar pun jika tidak diimbangi dengan kualitas produk atau jasa yang dijual maka aktivitas branding akan kurang berdampak dan kurang mampu menarik perhatian.

Fungsi Branding Dalam Usaha

Masih banyak pengertian branding, namun branding menjadi sebuah upaya menyampaikan informasi berdasar apa yang diinginkan oleh pemilik brand. Berikut ini beberapa fungsi branding dalam usaha.

1. Nilai Unik

Muhamad Fadhol Tamimy menjelaskan dalam buku Sharing-mu, Personal Branding-mu Menampilkan Image Diri dan Karakter di Media Sosial, bahwa branding punya fungsi sebagai pengenal identitas sebuah brand kepada orang lain, dengan mengidentifikasi karakter atau nilai unik pada brand tersebut.

2. Bahan Promosi Dan Daya Tarik

Sebagai bentuk promosi dan daya tarik, pemberi keyakinan, agar menarik orang-orang atau calon konsumen yang menjadi target pasar.

3. Membangun Citra Perusahaan

Branding juga berfungsi untuk membangun citra perusahaan, dengan memberikan kualitas terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap konsumen dalam jangka panjang.

4. Alat Pengendali Pasar

Branding menjadi alat pengendali pasar sebab semakin terkenal dan terpercaya sebuah brand, maka akan mudah mengendalikan pasar karena pasti lebih banyak orang yang membeli brand tersebut.

5. Mempengaruhi Psikologi Konsumen

Branding mampu mempengaruhi psikologi konsumen sebab menjadi usaha untuk menunjukkan kemampuan, keunikan, dan citra yang dimiliki. Tentu banyak brand yang berusaha untuk mencuri perhatian dan mempengaruhi pilihan konsumen.

Tujuan Branding

1. Mempengaruhi Pemikiran Konsumen

Branding pasti akan mempengaruhi pemikiran orang, jadi inilah pentingnya kesan yang baik dan strategi untuk menarik calon konsumen. Agar mereka terlihat lebih bergengsi, termotivasi, dan terlihat paling unggul jika menggunakan brand ini.

2. Menciptakan Identitas Berbeda

Sebuah brand memerlukan kekuatan branding untuk menciptakan sebuah identitas yang berbeda dari brand lainnya. Tentu saja dengan keunikan ini akan mudah diingat oleh konsumen.

3. Membangun Loyalitas dari Waktu ke Waktu

Terbangunnya sebuah branding mampu membangun kesetiaan atau loyalitas pelanggan seiring berjalannya waktu. Sebab konsumen akan kembali mencari brand yang mereka ingat. Namun tentunya hal ini didukung dengan kualitas brand tersebut.

Perbedaan Branding dengan Marketing

Brand adalah identitas sebuah bisnis. Dengan branding yang tepat, Anda membangun reputasi yang sesuai dengan pelanggan Anda. Misalnya, Papapow adalah sebuah perusahaan minuman populer. Namun, yang membuat bisnis ini menonjol adalah hubungannya dengan kesan kegembiraan, kesegaran, dan kebahagiaan.

Segala sesuatu mulai dari font di logonya, hingga nada funky dalam konten iklannya, berkontribusi pada branding. Strategi branding menunjukkan kepada pelanggan apa yang dapat mereka harapkan dari bisnis Anda, dan apa yang akan mereka dapatkan ketika mereka menggunakan produk Anda.

Branding juga ada di dalam internal perusahaan. Karyawan sering memilih perusahaan dan termotivasi untuk bekerja di perusahaan yang memiliki tujuan dan sasaran yang sama. Ketika karyawan selaras dan terinspirasi oleh misi sebuah brand, mereka akan lebih bahagia dan produktif.

Selain itu, branding yang kuat mampu mendorong pertumbuhan perusahaan dan keunggulan kompetitif yang membuat brand secara keseluruhan lebih kuat.

Sementara itu, marketing cenderung mengacu pada alat dan strategi yang digunakan perusahaan untuk menyampaikan pesan brand Anda dan pada akhirnya menjual produk dan layanan secara menguntungkan.

Marketing mendefinisikan audiens dengan sangat taktis dan dapat dengan mudah diukur. Satu perbedaan signifikan antara upaya branding dan marketing adalah marketing lebih dinamis karena akan terus bergelut dengan periklanan, pemasaran, dan taktik penjualan.

Sehingga antara branding dan marketing berbeda, tetapi keduanya sangat penting untuk mencapai kesuksesan jangka panjang bagi perusahaan Anda.