Inilah manfaat buah alpukat untuk kesehatan, salah satunya untuk menyembuhkan asam lambung. Buah alpukat memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh kita salah satu manfaat alpukat untuk penyakit asam lambung.

Alpukat mengandung 160 kalori, 15 gram lemak sehat atau 2,1 gram lemak jenuh, 1,8 gram lemak tak jenuh ganda dan 10 gram lemak tak jenuh tunggal dan 2 gram protein.

Oleh karena itu, buah alpukat di sebut dengan buah berlemak tinggi, dan buah alpukat kaya akan serat yang larut maupun tidak larut. Alpukat menenangkan usus, mencegah peradangan pada usus karena gejala yang sama. Kandungan yang ada di alpukat dapat membantu sistem pencernaan dengan mengeluarkan cairan empedu lambung.

Sehingga membantu menjaga kesehatan perut karena menjaga keasaman. Dengan terjaganya keasaman dalam perut, makanan yang di konsumsi bahkan di cerna dengan lebih efisien. Alpukat juga mengandung alkali yang artinya buah alpukat memiliki tingkat pH yang tinggi.

Sehingga alpukat kaya akan antioksidan dan menjadi salah satu kunci yang membantu mengurangi refluks asam. Alpukat yang relatif tinggi lemak yaitu sekitar 15%, dapat di gunakan untuk mengisi perut lapar yang dapat bertahan 3 hingga 5 jam. Atau efektif juga 5 jam tanpa adanya keinginan makanan.

Yuk simak, manfaat buah alpukat untuk penyakit asam lambung.

Berikut ulasannya. Alpukat memberikan perasaan kenyang pada perut, alpukat menjadi salah satu makanan yang memiliki lemak atau serat yang tinggi.

Sehingga alpukat sangat membantu membuat kulit menjadi lebih kenyang. Lemak dan serat memiliki manfaat untuk memperlambat pelepasan makanan dari perut. Hal tersebut menyebabkan perasaan perut kenyang lebih lama sehingga berpotensi makan dengan kalori yang sedikit.

Hal ini dapat di gunakan untuk orang yang memiliki kelebihan berat badan dan obesitas. Alpukat menjaga keasaman lambung, alpukat yang kaya kalium, vitamin B, vitamin K, memiliki lemak yang tinggi. Terutama lemak tak jenuh tunggal yang sehat, dan sumber serat yang sangat baik dengan 13 dari 17 gram karbohidrat membuat rendah karbohidrat dapat diterima cerna.

Semua kandungan yang ada di dalam alpukat itu menyebabkan orang yang mengkonsumsi alpukat dapat mengurangi peradangan, dan menjaga keasaman lambung. Alpukat membantu menurunkan risiko depresi, orang depresi sering melaporkan adanya masalah lambung atau pencernaan.

Sehingga mengakibatkan mual atau muntah yang di karenakan depresi mengubah respon otak terhadap stres dalam menekan aktivitas di hipotalamus, kelenjar hipofisis dan kelenjar adrenal. Bahkan salah satu penderita penyakit asam lambung disebabkan oleh adanya rasa depresi. Sehingga, mengkonsumsi buah alpukat deskripsi dapat diturunkan.

Makan lemak tak jenuh tunggal, dapat mengurangi depresi serta membantu tubuh dalam menyeimbangkan asupan lemak, dan dapat membantu mengendalikan depresi. Efek samping alpukat untuk penderita penyakit asam lambung, belum ada penjelasannya. Namun alpukat mengandung histamin menjadi salah satu kunci utama penyebab alergi.

Histamin merupakan bahan kimia alami yang di produksi oleh tubuh dan memiliki peran dalam pelepasan asam lambung, dan menghasilkan pembengkakan dan peradangan. Bahan kimia alami ini, berguna untuk kemampuan sistem kekebalan tubuh kita menyembuhkan infeksi. Konsumsilah buah alpukat secukupnya dan imbangi dengan menu lainnya yang tidak memperburuk asam lambung