Merokok sudah menjadi kebiasaan lazim bagi masyarakat, terutama di Indonesia. Walaupun ganggungan bahaya merokok bagi kesehatan pernapasan manusia sudah di gencarkan pemerintah. Masih banyak dari mereka yang menghiraukan hal tersebut. Bahkan berdasarkan data Global Youth Tobacco Survey, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), dan Sentra Informasi Keracunan Nasional (Sikernas) dari BPOM, ada 3 dari 4 orang mulai merokok di usia kurang dari 20 tahun.

Tidak hanya dari pemerintah, perusahaan industri rokok pun mulai sadar dengan bahaya rokok bagi kesehatan. Kini kita melihat banyak bungkus rokok yang memperlihatkan gambar paru-paru berwarna hitam akibat terkontaminasi racun adiktif dan tenggorokan yang bolong. Bukan tanpa alasan, hal itu terjadi untuk memperingati efek negatif yang di timbulkan dari merokok.

Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Pernapasan Manusia

Maka dari itu, setiap orang harus menyadari pentingnya bahaya rokok bagi kesehatan pernapasan manusia, seperti yang dijabarkan pada penjelasan berikut ini:

1. Kerusakan Paru-paru

Bukan hal yang asing lagi bila rokok bisa mengakibatkan gangguan pada paru-paru. Asap nikotin yang dihasilkan rokok menghasilkan ratusan bahkan ribuan jenis racun. Tak heran ia menjadi salah satu risiko penyebab utama dari kanker paru-paru. Dikutip dari Medical News Today, risiko ini 25 kali lebih besar untuk pria dan 25,7 kali untuk wanita.

Data ini dukung dari laporan pusat pengendalian penyakit di Amerika (CDC) yang menyebut bahwa sekitar 9 dari 10 kematian akibat kanker paru-paru dikaitkan dengan rokok. Selain kanker, rokok bisa memicu Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) dan serangan asma.

2. Emfisema 

Emfisema adalah penyakit kronis jangka panjang berbahaya yang dapat mempengaruhi kantung udara (alveoli) di paru-paru. Lubang alveoli yang tertutupi asap rokok bisa rusak dan mengganggu pertukaran oksigen serta karbon dioksida dalam tubuh. Itulah mengapa banyak dari perokok sering merasa sesak napas dan jantung sering berdebar kencang.

3. Bronkitis Kronis

Selain emfisema, penyakit kronis yang menghantui para perokok adalah Bronkitis. Penyakit ini menimbulkan peradangan di area saluran udara besar (bronkus) dan sulit di sembuhkan dalam waktu cepat. Setidaknya, penyakit ini menyerang pengidap selama tiga bulan atau lebih. Gejala utama dari penyakit ini adalah batuk yang berkepanjangan bahkan mengeluarkan darah. Jadi, bila perokok sudah merasakan tanda-tanda tersebut segerakan untuk periksa ke dokter.

4. Pneumonia

Bahaya selanjutnya adalah terkena pneumonia. Penyakit ini memenuhi kedua organ paru-paru dengan cairan seperti nanah. Ia menyerang sistem imun atau kekebalan tubuh sehingga bisa menjaring virus atau bakteri lain di dalam tubuh. Hampir sama dengan COVID-19, penyakit ini sangat memungkin menular melalui udara ataupun saliva (ludah) pengidap. Kebanyakan dari orang tidak sadar mengidap pneumonia karena gejalanya sangat umum terjadi, seperti demam dan batuk.

5. Serangan Jantung

Bahan kimia yang terkandung dalam rokok bisa membuat pecandunya terkena aterosklerosis. Kondisi ini adalah penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh penumpukan plak sehingga menyebabkan penyumbatan di area dada, arteri perifer atau tungkai, dan otak. Apabila itu terjadi, jantung tidak bisa bekerja secara maksimal memompa darah ke seluruh tubuh dan memicu terjadinya serangan jantung.

6. Kanker pada Organ Pernapasan

Bagi perokok, bukan kanker paru-paru saja yang bisa menyerang kamu. Bibit pada kanker bisa menyerang pada organ tubuh mana saja, termasuk kerongkongan, lidah, mulut, serta laring. Walaupun laring terbilang langka, dampaknya cukup besar bagi pengidap, salah satunya nyeri saat menelan dan sulit mengeluarkan suara. Salah satu gejala utamanya adalah infeksi paru-paru berulang dan pembengkakan leher.

Sedari dini setiap orang seharusnya sudah menyadari bahaya merokok bagi kesehatan pernapasan manusia agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. Apalagi asap rokok juga mengancam kesehatan orang di sekitar (perokok pasif) dan dampaknya tidak kalah mematikan. Maka dari itu, mulai dari sekarang sayangilah kesehatanmu dan orang sekitar.