Cara memulai bisnis wedding organizerWedding organizer atau wedding planner merupakan bisnis yang memiliki peluang besar. Pasalnya, akan ada banyak orang yang membutuhkan jasa ini untuk membantu acara sakralnya. Akan tetapi perlu kamu ingat bahwa, wedding organizer merupakan bisnis yang membutuhkan modal cukup besar.

Persiapannya pun perlu dilakukan oleh tim yang solid agar penyelenggaraan acara pernikahan pelanggan sukses. Meski keuntungannya besar, bisnis wedding organizer juga memiliki risiko yang cukup besar. Oleh sebab itu, kamu perlu mempersiapkannya dengan matang sebelum membuka jasa wedding planner ini.

Apa Itu Wedding Organizer?

bisnis wedding organizer

Wedding organizer sendiri merupakan sebuah organisasi yang menawarkan jasa untuk membantu segala sesuatu yang berhubungan dengan pernikahan. Mulai dari detail – detail kecil hingga proses berjalannya acara pernikahan sampai selesai. Tugas WO sendiri diantaranya, mengurus dekorasi, katering, make up pengantin, dokumentasi, dan banyak hal lainnya. Dengan menggunakan bantuan WO, pesta pernikahan akan terkonsep sesuai keinginan pengantin. Setiap pasangan juga pasti memiliki konsep pernikahan masing – masing. Mulai dari tradisional hingga internasional, dan dari yang sederhana sampai penuh kemewahan.

Apa Saja Tugas Dari Wedding Organizer?

Jika melihat tugas – tugas yang harus dipertanggungjawabkan kepada klien. pekerjaan WO memang menguras banyak tenaga, pikiran, dan waktu. Namun, bisnis ini juga sangatlah fleksibel. Fleksibel disini, Anda bisa mengerjakannya di rumah dan kapan saja. Dan tentu saja pendapatan WO bisa sangat menjanjikan. Apalagi jika Anda sudah pernah berpartisipasi dalam suatu even organizer. Sedikit banyaknya pasti sudah Anda pahami, sehingga tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis wedding organizer.

Cara Memulai Bisnis Wedding Organizer

Sebelum memulai buka bisnis WO, berikut adalah beberapa cara untuk memulainya yang bisa kamu ikuti.

1. Memiliki Tim yang Solid

Jika ingin memulai bisnis wedding organizer, kamu membutuhkan sumber daya manusia yang mumpuni dan solid. Mengapa demikian? Pasalnya, bisnis yang kamu tawarkan adalah jasa untuk merancang dan mengelola pernikahan sesuai keinginan klien. Tanpa kinerja tim yang solid, persiapan pernikahan klien takkan bisa berjalan dengan lancar.

Kamu sendiri tidak perlu banyak orang untuk menjalankan bisnis ini. Sebab, nantinya tim kecil yang tersedia akan menjadi otak untuk menjalankan fungsi dalam penyelenggaraan pernikahan. Nantinya, mereka harus mampu membangun jaringan, pemasaran, dan manajemen keuangan pernikahan, tentunya dengan arahanmu.

2. Membangun Hubungan dengan Vendor dan Pemasok

Cara memulai bisnis wedding organizer berikutnya adalah dengan menjalin relasi atau bekerja sama dengan vendor pernikahan seperti venueclothing, katering, makeup, dan fotografi. Semakin banyak vendor yang bekerja sama dengan kamu, semakin baik. Dengan begitu kamu memiliki banyak penawaran kepada klien sesuai anggaran mereka.

3. Ajak Kolaborasi dengan Banyak Mitra

Secara umum, WO yang baru terbentuk akan melibatkan banyak pihak eksternal untuk melengkapi kebutuhan klien. Sebagai contoh, kamu akan membutuhkan partner cateringmake up, baju pengantin, dokumentasi foto dan video, entertainment, toko bunga, ruang resepsi, dan lain-lain.

Oleh sebab itu, membangun hubungan kerja sama dengan banyak mitra merupakan cara memulai bisnis wedding organizer yang baik. Seperti yang sudah dijelaskan, tujuannya adalah untuk memudahkan proses berjalannya bisnis WO, termasuk menentukan konsep pernikahan yang sesuai dengan budget calon pengantin.

4. Buat Paket Konsep Menarik

Tidak bisa dipungkiri, persaingan dalam bisnis perdagangan sepertinya tidak akan pernah ada habisnya. Setiap bisnis pasti memiliki kompetitor yang bersaing ketat untuk mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya. Dalam hal ini, menghadirkan penawaran paket konsep yang menarik bisa menjadi solusi yang tepat.

Semakin banyak jasa wedding organizer tentunya menuntut kamu untuk terus berinovasi dan berani memberikan konsep yang unik. Sehingga, mengharuskanmu peka terhadap tren pasar dan menawarkan konsep kreatif.

5. Mulai dari Teman dan Kerabat

Cara memulai bisnis wedding organizer selanjutnya adalah dengan menawarkan layanan tersebut kepada teman atau kerabat. Tawarkan konsep yang menarik dengan harga khusus agar mereka tertarik dengan layanan yang kamu tawarkan. Perlu diingat juga bahwa kepercayaan klien pertama tidak boleh disia-siakan.

6. Promosikan Offline dan Online

Langkah terakhir untuk membangun bisnis wedding organizer adalah dengan mempromosikannya secara offline dan online. Promosi offline biasanya di lakukan menggunakan brosur atau pamflet yang di bagikan kepada banyak orang. Namun, kamu juga bisa mempromosikannya secara online memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube.

Agar kedua cara promosi tersebut lebih menarik, buatlah desain yang menarik untuk flyer, brosur, atau postingan kamu. Selain itu, sertakan juga beberapa foto dari contoh pernikahan yang telah di buat sebelumnya sebagai portofolio. Jangan lupa juga untuk memberikan harga spesial, seperti diskon atau promo pada momen-momen tertentu.

Apa Yang Harus Di Persiapkan Untuk Menjadi Wedding Organizer?

Lalu setelah memahami langkah awal memulai bisnis wedding organizer, apa saja yang perlu di persiapkan untuk menjadi WO? Mari simak bersama – sama.

1. Bisnis Kreatif Dengan Minimal Budget

Bisnis WO merupakan bisnis yang membutuhkan budget minimal dengan ide – ide kreatif yang tidak biasa. Mengapa budget minimal? Karena klien akan membayarkan DP mulai dari 50 % hingga 75 %. DP inilah yang bisa di kelola oleh tim WO. Selain itu juga dengan membayar DP, akan timbul kepercayaan antara klien dan WO.

2. Mengetahui Seluk Beluk Wedding Organizer

Penting sekali memahami seluk beluk dunia WO. Tujuannya adalah bisa paham tentang konsep – konsep wedding yang sesuai keinginan konsumen. Supaya tidak ketinggalan juga dengan trend terkini konsep pernikahan. Untuk itu Anda bisa bergabung dengan komunitas wedding karena akan banyak ilmu yang di peroleh untuk mengembangkan bisnis WO.