Cara membuat brand sendiri untuk pemula, Kalian pasti tahu bahwa membuat sebuah brand sendiri dari awal bukanlah kegiatan yang mudah. Banyak hal yang harus dikerjakan dan diperhatikan serta membutuhkan ketekunan guna mendorong pertumbuhan brand tersebut. Apabila ingin mencoba membangun bisnis dari brand sendiri.

Dalam masa awal membuat sebuah brand, langkah yang harus dilakukan adalah menciptakan kesadaran khalayak akan keberadaan brand. Bisnis yang baik akan selalu dikenal dan memiliki pengaruh yang tak lekang oleh waktu terhadap pelanggan, serta berpotensi untuk menciptakan loyalitas.

Sebuah brand dapat dikatakan tepat ketika produk yang dihasilkan tercipta dari banyak faktor yang saling terkait dan semuanya dirancang untuk mengubah pola pikir tentang brand tersebut. Tidak hanya visual seperti desain situs web, logo, warna, dan lain sebagainya, tetapi juga suara, visi dan misi, serta nilai perusahaan. Untuk cara membuat brand yang baik, pelajari informasi selengkapnya mengenai cara membuat brand sendiri berikut ini.

Cara Membuat Brand Sendiri untuk Pemula

Membuat brand bukan hanya sekedar bagaimana membuat logo atau nama yang akan digunakan. Dalam cara membuat brand sendiri, branding adalah ekspektasi mengenai bagaimana orang akan memandang bisnis yang kamu ciptakan. Brand merupakan nama baik yang ditunjukkan pada khalayak yang dapat menggambarkan citra perusahaan selanjutnya.

Membuat brand sendiri bukanlah hal yang mudah, terutama pada tahap awal memulai bisnis. Untuk mulai membuat brand sendiri yang baik, kamu bisa melakukannya dengan menerapkan cara-cara berikut ini:

1. Riset dan Menentukan Target Pasar

Langkah pertama yang harus dilakukan dalam cara membuat brand sendiri adalah menentukan siapa yang akan menjadi target pasar brand tersebut serta melakukan riset berkaitan dengan kompetitor. Cari tahu bagaimana sebuah brand serupa dapat diterima oleh masyarakat. Dalam melakukan perencanaan, pastikan untuk memasukkan data demografi target audiens. Informasi ini bisa membantu mengembangkan bisnis kamu.

Sebagai contoh, cara membuat brand sendiri pada bidang sabun cuci muka sebaiknya menunjukkan kesadaran atas brand tersebut pada wanita dengan kisaran usia 14 hingga 30 tahun. Brand bisa saja diperkenalkan pada pria atau wanita dengan usia di luar ketentuan tersebut, namun brand awareness yang diciptakan hanya akan memengaruhi sedikit audiens. Hal ini tentu memperlambat perkembangan produk.

Kamu juga dapat melakukan penelitian pasar dengan mendengarkan brand seperti apa yang diharapkan. Pelajari juga hal-hal yang mendorong minat belanja calon pelanggan. Tips penting dalam cara membuat brand sendiri, selalu tempatkan posisi kamu sebagai seorang pelanggan untuk lebih memahami konsumen dalam menjalankan bisnis nantinya. Gunakan juga alat analisis seperti google analytics untuk mencari kata kunci yang sesuai dengan produk yang kamu hasilkan.

Riset mengenai kompetitor dapat di lakukan dengan menganalisis kelebihan dan kelemahan atas produk yang di hasilkan serta visi misinya. Meski menjadi kompetitor, usahakan untuk bersaing secara sehat tanpa menjatuhkan pihak mana pun.

2. Menempatkan Posisi Brand Secara Tepat 

Ketika sebuah brand di ciptakan, pasti ada kemungkinan untuk tidak di sukai oleh sebagian orang. Hal tersebut adalah masalah yang wajar terjadi, apalagi jika kamu baru memulai cara membuat brand sendiri. Sebuah brand baru membutuhkan waktu untuk di kenal dan di minati calon pelanggan, untuk itu tidak perlu terburu-buru atau terlalu memaksa untuk memperkenalkan brand kamu.

Lebih baik lakukan kegiatan atau campaign yang berkaitan dengan produk kamu dan dapat menarik perhatian banyak orang. Sebagai contoh, jika produk yang di tawarkan adalah sebuah tas belanja ramah lingkungan, kamu bisa ikut mendukung dan memberikan edukasi secara menarik kepada masyarakat tentang pentingnya mengurangi penggunaan plastik dan beralih ke tas belanja.

Campaign seperti contoh di atas dapat membantu menyadarkan masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dari limbah plastik dan membantu memperkenalkan produk kamu pada masyarakat secara perlahan. Kamu bisa memanfaatkan hal ini sebagai langkah promosi dalam rangkaian cara membuat brand sendiri.

3. Tentukan Nama Brand Sesuai Dengan Tujuannya

Cara membuat brand sendiri yang tak kalah penting adalah menentukan nama brand. Nama brand merupakan komponen penting yang harus di tentukan secara matang. Karena nama punya peran penting tentang bagaimana brand dikenal banyak orang. Tidak hanya itu, pemilihan nama juga harus sejalan dengan tujuan dari bisnis atau brand. Nama ini nantinya dapat berpengaruh pada pembuatan visual brand, pendaftaran brand pada lembaga terkait, dan kegiatan periklanan. Jangan lewatkan hal ini dalam cara membuat brand sendiri.

4. Tentukan Slogan Brand

Pemberian slogan pada sebuah brand dapat membantu menunjukkan sebagian kecil visi dan misi brand terkait sekaligus menjadi cara membuat brand sendiri yang cukup membantu. Ciptakan slogan yang singkat, catchy, dan deskriptif sehingga mudah untuk diingat.  Pastikan juga mudah di kenali calon pelanggan namun tetap mewakili visi dan misi brand kamu. Melalui slogan yang catchy, calon pelanggan juga dapat mengenali brand melalui kalimat singkat tersebut. Yuk maksimalkan cara membuat brand sendiri ini dengan membuat slogan yang menarik.

5. Menentukan Tampilan Visual Brand

Cara membuat brand sendiri selanjutnya, kamu dapat mulai menentukan bagaimana tampilan visual brand yang ingin di  miliki. Pada langkah ini, kamu dapat mulai dengan menentukan warna yang akan di gunakan baik pada logo, packaging, maupun tampilan pada platform iklan. Selanjutnya, tentukan karakteristik font untuk setiap tulisan yang berkaitan dengan brand.

Pastikan untuk memilih warna dan font yang menarik namun tetap mudah untuk di lihat dan di baca ya. Hindari pemilihan warna yang terlalu mencolok dan font yang sulit untuk dibaca. Hal ini nantinya bisa mengganggu pandangan mata sehingga calon pelanggan pun enggan untuk melihat lebih lanjut.

6. Membuat Logo 

Setelah menentukan warna dan font yang akan di gunakan, cara membuat brand sendiri yang bisa kamu lakukan adalah membuat logo brand. Logo merupakan wajah yang menunjukkan karakteristik dan tujuan brand kepada calon pelanggan.

Pastikan untuk membuat logo yang unik, menarik, dan sesuai dengan karakteristik brand tersebut. Buatlah logo yang dapat di sesuaikan pada setiap ukuran tanpa mengubah komponen di dalamnya. Hal ini di karenakan logo mungkin saja akan di gunakan pada packaging produk, desain iklan, dan kebutuhan marketing lainnya. Kamu bisa menggunakan layanan jasa pembuatan logo dan menjelaskan bagaimana brand ingin di kenal oleh calon pelanggan untuk kemudian di ubah menjadi visual logo brand kamu.

7. Rencana Dan Pelaksanaan Strategi Marketing

Faktor utama dalam berkembangnya sebuah brand adalah strategi marketing. Pada era perkembangan teknologi saat ini, kegiatan marketing dapat di lakukan dengan mudah dan di mana saja. Kamu dapat memanfaatkan media sosial dan situs web sebagai alat promosi guna memperkenalkan brand baru kamu.

Perencanaan strategi marketing harus di lakukan sesuai dengan target pasar yang di tuju, begitu juga media periklanannya sebagai cara membuat brand sendiri yang efektif.. Apabila iklan di tampilkan pada media yang tidak sesuai dengan target, maka kegiatan marketing menjadi tidak efektif.  Menerapkan strategi yang telah di buat juga tidak perlu terburu buru. Karena bisa memberikan dampak yang buruk dan menggagu beragam cara membuat brand sendiri yang sudah kamu jalankan.

Artikel di atas menjelaskan tentang cara membuat brand sendiri untuk para pemula.