Cara mempromosikan iklan travel dengan mudah, dengan semakin padatnya pelaku bisnis ini di Indonesia sendiri, orang yang baru mulai terjun atau sedang mengembangkan bisnisnya perlu tahu cara untuk jadi menonjol.  Kepercayaan diri bahwa paket perjalanan yang dimiliki sudah menarik nyatanya tidak cukup. Bagaimana membuat orang tertarik akan kemenarikan itulah yang terpenting.

Seperti diketahui bahwa nusantara memiliki banyak sekali destinasi wisata yang indah dan unik. Secara tidak langsung hal ini menimbulkan perebutan bagi pemilik bisnis tour and travel dalam menjualnya kepada konsumen.  Sebagai contoh, tak terhitung berapa orang yang sudah menjual paket liburan 2 hari 3 malam di Bali dengan segala itinerarynya. Karena produk yang dijual sama, maka harus ada cara membedakannya. Salah satunya adalah tentang penyampaian kepada calon pelanggan.

Cara komunikasi soal produk menjadi sangat penting dalam konteks promosi. Setiap kata harus memancing urgency, menimbulkan kebutuhan, sampai pada keinginan memiliki. Chanel-chanel promosi di era digital untuk bisnis tour and travel tentu saja mengandalkan internet. Social media merupakan salah satu yang berfungsi sebagai showcase atau etalase.  Namun jangan lupakan juga bahwa perusahaan harus memiliki website atau blog yang tujuannya mendatangkan traffic. Jika sudah bicara soal sebuah situs, tentu akan menyinggung soal konten relevan, keyword, dan lainnya.

Cara Mempromosikan Iklan Travel dengan Mudah

Berikut ini beberapa panduan cara mempromosikan iklan travel:

1. Berikan Perintah

Contoh kalimat promosi tour and travel yang pertama adalah semua paragraf atau copy yang berguna untuk mendorong terjadinya tindakan. Istilah dalam dunia copywriting adalah CTA atau call to action. Misalnya, dalam sebuah website, perusahaan tour and travel menyajikan artikel soal destinasi wisata di Raja Ampat. Di akhir, ada paragraph yang bertuliskan pesan sekarang, paket liburan murah banjir diskon.

Bisa juga dengan cara seperti ini:

  • Booking langsung! Seat Terbatas. Klik disini.
  • Telepon sekarang kesini, dapatkan Diskon 20%
  • Beli disini, paket tour terbaik Raja Ampat.

2. Bangun Urgency

Mirip dengan teknik CTA di atas, kalimat-kalimat disini bertujuan untuk menimbulkan kondisi darurat. Misalnya keadaan dimana calon konsumen merasa takut kehabisan, enggan ketinggalan, dan tak mau melewatkan kesempatan.

Berikan copy yang tepat untuk mempromosikannya dengan cara seperti di bawah ini:

  • Tinggal 2 hari lagi, dapatkan segera paket jalan-jalan murah ke Gili Trawangan full package (tour, akomodasi, tiket pesawat).
  • Sisa 3, diskon 15% untuk semua pemegang kartu kredit Bank BRI untuk trip ke Pulau Komodo
  • Pesan sekarang langsung berangkat! Explore Jogja 4 hari 3 malam murah

3. Gunakan Teknik Softselling

Pada mayoritas konsumen, mereka merasa terganggu dengan artikel yang ujung-ujungnya iklan atau menjual produk. Maka, kalimat promosi yang bisa digunakan tanpa membuat mereka lari adalah yang tidak terlalu to the point alias tak langsung.

Misalnya adalah seperti ini:

Sadar nggak? Kalau kamu sudah lama banget nggak jalan-jalan. Kamu mulai resah, gelisah, uring-uringan, bahkan kesel sama semua hal. Magic Tour and Travel bisa kasih solusi buat kamu, yaitu ikut trip 3 hari 2 malam ke Pulau Sempu. Mau tahu detail kegiatannya? Klik disini, ya.

Bisa juga dengan cara seperti ini:

Social distancing, PPKM, PSBB, semuanya membuat Anda terjebak di rumah saat weekend. Ikut staycation yang di adakan oleh Boro-Boro Travel bisa membuat Anda keluar sejenak dari rutinitas tanpa perlu jalan jauh. Aman karena menerapkan protokol kesehatan. Yuk, pesan di link ini!

4. Tembak Langsung dengan Hard Selling

Jika perusahaan sudah tahu demografi yang akan di sasar, artinya calon konsumen pasti mampu membayar paket perjalanan yang di tawarkan, segera saja berikan detailnya, memunculkan urgencynya, dan gempur dengan kalimat-kalimat promosi langsung.

Contohnya adalah seperti berikut:

  • 3 juta sudah bisa jalan-jalan ke Hongkong, beli sekarang, seat terbatas.
  • Paket murah trip ke Jogja, 2,5jt, 2D1N. Bayar langsung berangkat.
  • Bahagiakan diri dengan perjalanan ke Bali, 5 juta Rupiah saja, trip lengkap 5D4N

Biasanya, orang-orang yang di tawari dengan kalimat promosi seperti di atas adalah mereka yang sudah paham betul karakteristik dan nilai produk.  Artinya, konsumen sudah paham bagaimana pengalaman dan rasa apa yang di dapatkan ketika mengunjungi destinasi wisata. Jadi, tak perlu lagi di jabarkan ambience.

5. Sajikan Potongan Harga

Siapa yang tidak suka diskon, bahkan orang paling kaya pun menyukainya. Ketika mempromosikan perjalanan wisata dan sedang ada program yang menawarkan paket ekonomis, maka tampilkan itu secara besar-besaran di semua kalimat promosi.

Misalnya seperti ini:

  • 25% OFF, hanya minggu ini untuk semua tour package Berjalan Travel. Pemesanan HANYA lewat website.
  • Potongan 500 ribu Rupiah, untuk minimal pemesanan 3 paket wisata ke Tanjung Lesung
  • Hemat 15% dengan kartu kredit BCA, Bali Trip 5D4N, beli sekarang.

6. Tampilkan Jadwal Keberangkatan/Itinerary

Sekarang ini, promosi bisa di lakukan lewat social media dan yang paling sering di pakai adalah Instagram dan Facebook. Tapi, orang biasanya ingin langsung mengetahui apa paket yang mereka dapatkan setelah membayar sejumlah uang.  Untuk itu, dalam mempromosikannya, langsung suguhkan detail perjalanan mulai dari tanggal pergi dan pulang sampai rincian kegiatan.

Contohnya adalah seperti ini:

  • Siapkan diri anda, perjalanan PP Jakarta Lombok 21-25 Juni 2021, trip 15 orang IDR 7,500,000/pax

Pada bagian itinerary, jabarkan kegiatan mulai dari berangkat, sampai di lokasi, kegiatan selama wisata, sampai perjalanan pulang. Bisa juga dengan memasukkan apa yang tidak termasuk dalam paket, karena semakin detail makin baik.

7. Memakai Statistik

Teknik ini di pakai untuk menunjukkan data tentang jumlah keterlibatan, banyaknya pengunjung, yang paling penting menimbulkan keyakinan bahwa perjalanan ini harus di lakukan. Calon pengunjung bisa menjadikan angka/numeric sebagai tolak ukur soal layanan atau paket yang di tawarkan.

Misalnya :

  • 4,000,000 pengunjung datang setiap minggunya ke F1 race Grand Prix, jadilah salah satunya. Pesan tiket sekarang di sini.

Itulah di atas beberapa contoh kalimat promosi tour and travel yang bisa di kulik. Namun ingat bahwa mengomunikasikan sebuah produk atau layanan harus memperhatikan siapa target marketnya. Gunakan bahasa yang sesuai dan di mengerti oleh mereka supaya lebih efektif.