Cara memulai bisnis fashion-Mau memulai bisnis fashion? Selamat! Pilihan Anda sudah tepat! Di pasar online, produk fashion merupakan produk terlaris setiap tahunnya. Ini menunjukkan, kebutuhan produk fashion di Indonesia semakin tinggi. Namun jangan terlena dulu. Meskipun peluang sukses berbisnis fashion tampak gemilang, kemungkinan bisnis ini gagal juga bisa terjadi. Ada banyak faktor penyebab tersendatnya bisnis fashion di tengah jalan.

Apa itu Bisnis Fashion?

Cara memulai bisnis fashion

Bisnis fashion adalah ide bisnis yang menjual berbagai produk terkait fashion. Mulai dari baju, celana, jaket, pakaian dalam, jas, hingga aksesoris. Dengan kata lain, produk fashion adalah produk yang berfungsi untuk memperindah pemakainya.

Usaha fashion pun merupakan salah satu jenis bisnis yang akan terus berkembang. Sebab tren fashion akan terus berubah di setiap periode. Selain itu, ceruk pasar di bisnis ini pun cukup banyak. Mulai dari target pasar anak muda, pria, wanita, anak-anak, pecinta olah raga, dan masih banyak lagi.

Tapi, Anda tak perlu khawatir. Karena pada dasarnya cara memulai bisnis fashion atau bisnis clothing aslinya tidak serumit itu, kok. Untuk membuktikannya, mari kita lihat di bagian selanjutnya!

Cara Memulai Bisnis Fashion Di Rumah

Memulai bisnis fashion tak boleh asal-asalan. Penting sekali melakukan cara-cara yang tepat sedari awal. Salah-salah, bisnis Anda bisa terhenti di tengah jalan. Anda tentu tak ingin hal ini terjadi pada bisnis Anda, kan?

Di bab ini, Anda akan menemukan cara memulai bisnis fashion yang tepat. Jadi, pastikan Anda menyimak setiap poin dengan seksama, ya. Sudah siap? Oke, mari kita mulai.

1. Lakukan Riset Produk

Riset produk merupakan langkah awal untuk menentukan produk apa yang akan Anda jual. Langkah ini penting dilakukan. Anda tak bisa asal memilih produk yang ingin dijual. Pun, Anda juga tak bisa memilih produk hanya dengan asumsi pribadi saja.

2. Kenali Target Pasar

Mengenali target pasar saat memulai bisnis sangatlah penting. Dengan mengetahui target pasar, Anda bisa menciptakan produk yang disukai dan dibutuhkan.Target pasar juga dapat membantu Anda untuk membuat strategi pemasaran produk yang tepat.

Namun, tahukah Anda apa itu target pasar? Target pasar adalah orang-orang yang menjadi target penjualan produk Anda. Biasanya target pasar akan memiliki karakteristik yang sama baik dari sisi kebiasaan, demografi, dan lainnya.

Lalu, bagaimana cara mengenali target pasar bisnis Anda? Berikut ini cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui target pasar Anda.

a. Melalui Asumsi Anda 

Sesuai judulnya, Anda hanya perlu berasumsi kira-kira siapa target pasar yang paling strategis? Misalnya Anda menjual produk baju kemeja formal wanita. Kira-kira siapa yang akan membeli produk Anda? Wanita kantoran? Mahasiswa? Guru?

b. Lihat dari Kompetitor Anda

Cobalah lihat produk-produk kompetitor Anda. Kemudian coba analisis kira-kira siapa target pembelinya? Anda juga  bisa mendapatkan celah dan menciptakan produk yang lebih unggul dari kompetitor Anda.

c. Komunikasi dengan Konsumen

Mengenali target pasar juga bisa dilakukan dengan bicara langsung dengan calon pelanggan. Untuk itu, coba minta saran seputar bisnis fashion dari teman-teman terdekat atau kolega Anda. Apa produk fashion apa yang mereka butuhkan dan sukai? Berapa harga yang pantas untuk produk tersebut? Apakah warna-warna tertentu jadi pilihan mereka?

d. Membuat Buyer Persona 

Buyer persona adalah gambaran target pasar yang Anda sasar. Anda bisa membuat gambaran ini dengan riset dan informasi yang Anda kumpulkan sebelumnya. Dengan buyer persona, Anda bisa mengembangkan produk secara tepat.

3. Lihat Kompetitor Bisnis Anda

Mungkin di benak Anda bertanya-tanya, mengapa kepo sekali dengan kompetitor? Dalam memulai bisnis apapun itu, termasuk bisnis fashion, Anda perlu perlu mempelajari kompetitor.

Mulai dari kelebihan dan kekurangan produknya, cara pemasaran, hingga distribusi. Dari informasi tersebut Anda bisa membuat produk berdaya saing yang kuat.  Untuk mempelajari kompetitor Anda, ada beberapa langkah yang bisa  Anda lakukan.

a. Mengelompokkan Kompetitor 

Kompetitor di luar sana ada banyak sekali. Anda bisa memulainya mengelompokkannya menjadi beberapa kategori, yaitu kompetitor utama, kompetitor sekunder, dan kompetitor tersier.

b. Pelajari Produk Kompetitor 

Setelah mengelompokkan kompetitor, Anda bisa mulai fokus pada beberapa kompetitor. Terutama kompetitor utama Anda.

Sekarang, coba pelajari produk dari kompetitor Anda. Perhatikan apa keunggulan dan kelemahan produk kompetitor Anda. Manfaatkan kelemahan produk pesaing untuk ciptakan produk yang lebih unggul. Sebab dengan menawarkan apa yang tidak dimiliki oleh pesaing, Anda bisa berpeluang memenangkan pasar.

Misalnya, setelah pelajari produk pesaing, Anda mengetahui bahwa bahan baku pesain kurang bagus. Anda bisa buat produk dengan bahan yang lebih bagus dari pesaing Anda.

c. Mengunjungi Website Kompetitor 

Mengunjungi website kompetitor itu penting. Coba perhatikan setiap detail websitenya. Mulai dari tampilan websitenya, deskripsi masing-masing produk, sampai seberapa cepat loading website. Lalu, apakah responsive di perangkat mobile? Apakah mereka punya blog atau halaman khusus promosi?.

Dari hasil analisis website kompetitor Anda bisa membuat website yang lebih baik dari website toko online kompetitor.

d. Mengunjungi Media Sosial Kompetitor 

Selain website resmi, Anda juga perlu menganalisis media sosial milik kompetitor. Cari tahu seperti apa postingan kompetitor. Apakah mereka responsif terhadap komentar pelanggan? Apakah mereka promosi lewat influencer? Jika iya, siapa?

4. Buat Rencana Bisnis (Business Plan)

Setelah menentukan produk bisnis, mengenali target, hingga menganalisis kompetitor, sekarang Anda perlu membuat perencanaan bisnis yang lebih konkret.  Perencanaan bisnis atau business plan bisa dikatakan sebagai konsep bisnis Anda. Business plan ini nantinya akan menjadi pedoman Anda dalam menjalankan bisnis. Oleh karena itu, Anda tak boleh membuatnya asal-asalan.

5. Persiapkan Anggaran atau Modal 

Dalam memulai bisnis fashion atau bisnis clothing, peran modal sangatlah penting. Namun, modal sedikit atau banyak bukan satu-satunya penentu keberhasilan bisnis Anda.

Yang terpenting Anda harus pandai-pandai mengatur dan mengelola modal untuk memulai bisnis fashion. Untuk itu, Anda perlu membuat rincian anggaran dengan tepat. Anda perlu mencatat semua rencana pengeluaran bisnis Anda.

6. Persiapkan Produk Anda 

Produk fashion Anda harus Agar produk dapat bersaing dengan kompetitor, sebisa mungkin produk Anda memberikan pembaruan dan keunggulan yang tak dimiliki kompetitor.

Jadi, penting sekali Anda menyajikan produk orisinil yang berkualitas. Untuk mendapatkan produk yang orisinil, Anda tentu harus memikirkan desain produknya, memilih bahan yang berkualitas, dan mulai mencari produsen untuk memproduksi produk Anda.  Nah, mari kita bahas satu persatu langkah menciptakan produk yang berkualitas tersebut.

7. Buat Desain Logo Brand 

Desain Logo Brand tak bisa dianggap sepele. Kenapa? Logo brand bisa disebut sebagai brand identity yang mencerminkan citra atau konsep bisnis Anda.  Mungkin Anda pernah mendengar beberapa perusahaan mendesain ulang logo brandnya untuk menyampaikan visi baru mereka dan citra baru yang ingin dilihat pelanggan.

Dengan kata lain, logo brand fashion harus dibuat sebaik mungkin. Berdasarkan riset, 93% logo top brand dunia dibuat dengan desain yang simple. Sehingga lebih mudah diingat dan dikenal oleh pelanggan.

8. Lakukan Pemotretan Produk

Memasarkan produk tanpa diiringi foto produk yang bagus takkan dilirik konsumen. Itulah mengapa, Anda juga perlu mempersiapkan pemotretan produk sebaik mungkin. Hasil pemotretan produk inilah yang nantinya akan dipajang di katalog website toko online, iklan, dan postingan media sosial.

9. Buat Website Toko Online

Tahukah Anda kalau ada banyak bisnis fashion yang telah sukses tanpa memiliki toko fisik? Misalnya saja Vanilla Hijab. Bermodalkan website toko online dan promosi secara online, bisnis fashion muslim ini sekarang masih terus berkembang dan di buru pembeli.

Apa benar? Coba pikirkan, 96% pengguna internet di Indonesia ternyata pernah mencari produk atau layanan untuk di beli secara online. Ditambah lagi, menurut data, produk yang paling laris di beli secara online adalah produk fashion. Jadi, bisnis fashion Anda berpeluang sukses jika di jual online, bukan?

Nah untuk itu, penting sekali untuk memiliki website toko online bisnis Anda. Dengan website toko online,  ada banyak sekali kegunaan untuk bisnis fashion Anda. Inilah beberapa kegunaan website toko online.

  • Menampilkan katalog produk Anda
  • Menjual produk Anda
  • Menampilkan launching produk terbaru
  • Menampilkan informasi profil bisnis Anda
  • Membuat informasi kontak bisnis Anda

Selain itu, membuat website toko online sebenarnya tak serumit yang Anda bayangkan. Apalagi ada CMS dan plugin toko online yang memudahkan Anda dalam membuat website toko online.

10. Launching Produk 

Inilah tahap yang paling di nantikan ketika memulai bisnis, yaitu launching produk. Setelah produk dan website toko online Anda telah siap, bisnis Anda berarti telah siap untuk launching.  Namun, sebelum benar-benar me-launching produk, Anda perlu merencanakan waktu yang tepat untuk launching dan strategi promosinya.

Anda bisa membuat semacam pre-launching terlebih dahulu. Misalnya pengumuman “coming soon” dengan menampilkan beberapa produk serta penawarannya.   Pre-launching ini bertujuan untuk menarik atensi pembeli terhadap produk Anda. Sehingga ketika launching, banyak pembeli yang mengunjungi website toko online Anda dan potensi penjualan produk Anda meningkat.

Topics #Bisnis fashion #Bisnis fashion dirumah #Bisnis rumahan #Cara memulai bisnis fashion dirumah #Memulai bisnis fashion