Indigo Demo Day tahun ini mengusung tema Build Stronger Startup Ecosystem. Tema ini dimaksudkan untuk memperkuat ekosistem start up di Indonesia yang telah dibangunnya selama lebih dari 10 tahun ini agar dapat berkontribusi lebih pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan B20 Indonesia, sebuah forum dialog resmi G20 dengan komunitas bisnis global yang telah didirikan sejak 2010 silam. Secara resmi, B20 Summit 2022 akan digelar pada 13-14 November 2022 mendatang.

“Start up terpilih yang hadir hari ini turut mendukung misi B20 Indonesia Digitalization Task Force dalam menjembatani kesenjangan digital,” ujar B20 Digitalization Taskforce Deputy Chair sekaligus Direktur Digital Bisnis Telkom, M. Fajrin Rasyid melalui rilis. Fajrin turut menyampaikan pentingnya peran startup dalam pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Menurutnya, para pelaku start up ini berpeluang menghadirkan nilai ekonomi baru dalam beberapa dekade mendatang.

Terlebih, start up telah membantu berbagai pihak dalam menjembatani kesenjangan digital dan menghadirkan solusi atas permasalahan yang banyak ditemui masyarakat. Tidak hanya itu, start up juga telah banyak membantu korporasi mengadopsi teknologi baru untuk mengakselerasikan bisnisnya, seperti misalnya teknologi blockchain, big data, artificial intelligence (AI), augmented reality (AR), virtual reality (VR), cloud computing, dan Internet of Things (IoT).

“Selaku B20 Digitalization Task Force Deputy Chair, saya berharap para undangan yang hadir, yakni pemodal ventura, angel investor, dan pemodal korporasi dapat memberikan masukan, wawasan, akses, bahkan investasi kepada para start up binaan Indigo yang terpilih Tercatat ada 57 undangan yang hadir dalam Indigo Demo Day 2022, mewakili 22 pemodal ventura, angel investor, dan pemodal korporasi; seperti MDI Ventures, Telkomsel Mitra Inovasi, East Ventures, Golden Gate Venture, Angel Investment Network Indonesia (ANGIN), OCBC NISP Ventura, dan masih banyak lagi.

Selain itu, kegiatan tersebut juga turut dihadiri oleh beberapa stakeholder ternama, seperti Alibaba Cloud Indonesia, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Endeavor, serta Deloitte. Kehadiran para undangan ini diharapkan dapat membuka kesempatan para pelaku start up binaan untuk berjejaring dan berkolaborasi dalam menghadirkan terobosan baru. Dalam kegiatan yang digelar dari siang hingga sore ini, Telkom juga menghadirkan rangkaian gelar wicara yang mengangkat topik Prospects of Digital Startup Industry and Investment in Post Pandemic Era.

Talkshow ini menghadirkan para ahli dan praktisi di ekosistem start up, antara lain EVP Digital Business & Technology Telkom Saiful Hidajat, Management Consultant Boston Consulting Group Davids Tjhin, Venture Partner East Venture Avina Sugiarto, serta Investment Analyst dari ANGIN Hyancythia Kesuma sebagai moderator.Selain itu, para start up dan undangan yang hadir juga berkesempatan mengikuti sesi startup speed dating selama 20 menit untuk berdialog serta berdiskusi terkait kemungkinan pendanaan atau kemitraan yang dapat ditempuh. Tercatat, setidaknya ada lima start up yang menarik perhatian para undangan dalam kegiatan matchmaking ini.