Menurut produk yang ditawarkannya, bisnis waralaba terbagi ke dalam 3 jenis, yaitu:

1. Waralaba Produk
Sudah tentu bisnis waralaba yang satu ini akan menawarkan atau menjual sebuah produk atau benda tertentu. Contoh yang biasa kita temui adalah: minuman thai tea, coffee shop, fried chicken, kedai kebab dan lain sebagainya.

2. Waralaba Jasa
Jika waralaba produk akan menjual produk dalam bentuk barang, maka waralaba jasa sudah pasti menjual produk dalam wujud layanan jasa tertentu. Contohnya: salon, tempat les atau pelatihan tertentu, dan lain-lain

3. Waralaba Gabungan
Merupakan jenis bisnis waralaba yang mencampurkan antara waralaba produk dan jasa dalam penawaran produknya. Contoh: salon yang juga menjual dan memiliki alat kosmetik sendiri.

Waralaba Berdasar Lokasi Asal
Sementara itu, jika dibagi berdasarkan lokasi asalnya, bisnis waralaba terbagi ke dalam 2 macam, yaitu:

1. Waralaba Mancanegara
Waralaba jenis ini akan menjual brand yang berasal dari luar negeri. Contohnya: McD, KFC, dan yang lainnya.

2. Waralaba Dalam Negeri
Jenis waralaba ini adalah bisnis yang menjual produk hasil karya anak negeri yang sudah memiliki brand yang dikenal di benak masyarakat. Contohnya: indomaret, alfamart dan lain sebagainya.

Jenis Waralaba Berdasarkan International Franchise Association

Ada pula bisnis franchise jika dikelompokkan menurut International Franchise Association (IFA), yaitu:

1. Product Franchise
Yaitu usaha waralaba dimana pemilik brand memiliki kontrol penuh terhadap pihak yang menjual kembali atau mendistribusikan produknya. Biasanya, dalam kesepakatan antara pihak pemilik dan distributor atau pebisnis waralaba tersebut ada kesepakatan berupa pebisnis waralaba atau franchise bisa mendapatkan hak untuk menggunakan merek dan hak ciptanya, namun sebelumnya membayar sejumlah uang tertentu.

2. Manufacturing Franchisee
Jenis bisnis waralaba yang berikutnya ini merupakan hak yang dimiliki franchisee untuk membuat produksi produk dari brand tertentu yang dimiliki franchisor. Kita sebagai pebisnis waralaba memiliki hak untuk mencampur atau mengolah bahan baku yang telah disediakan oleh pemilik brand tersebut.

3. Business Opportunity Ventures
Dalam bisnis waralaba yang satu ini, kita diwajibkan untuk membeli serta mendistribusikan atau memasarkan berbagai produk yang berasal dari perusahaan tertentu.

4. Business Format Franchising
Untuk jenis bisnis waralaba yang terakhir ini, bisa dibilang sebagai format yang menyeluruh atau lengkap. Dimana franchisee akan menjual produk milik franchisor dengan menjalankan kesepakatan atau cara dan sistem yang disesuaikan dengan franchisor tersebut.

Setelah mengetahui jenisnya, Anda bisa membuka bisnis waralaba sesuai kebutuhan. Dengan konsistensi dan kerja keras, bukan tidak mungkin Anda bisa menjadi pebisnis franchise yang sukses ke depannya.

Anda juga bisa mengecek beberapa waralaba pilihan di Peluang Usaha di Daya.id, dan mengajukan minat bekerjasama.

Untuk informasi lain terkait tips usaha maupun produk keuangan lainnya. Anda bisa membacanya di Daya.id. Dengan mendaftar di Daya.id semua informasi keuangan bisa diakses dengan gratis dan sangat mudah. Yuk, kunjungi Daya.id sekarang juga dan dapatkan jawaban atas permasalahan bisnis Anda.