Jenis Konten Visual, Poster cetak hingga banner online pada dasarnya termasuk bagian visual marketing. Dan juga dengan brosur yang tentunya sudah begitu akrab dan jamak digunakan dalam pemasaran offline. Tentu saja, desain brosur kreatif akan sangat berpengaruh sebagai alat pemasaran offline.

Pengertian Visual Marketing

Visual marketing atau pemasaran visual adalah strategi pemasaran yang menggunakan elemen visual seperti gambar, video, dan konten multimedia lainnya untuk mengembangkan ikatan yang kuat antara audiens dan merek Anda. Dampaknya pada target audiens seringkali lebih efektif daripada teks biasa atau tertulis.

Sudah umum bagi merek untuk menginvestasikan sumber daya mereka dalam strategi pemasaran visual menggunakan infografis, video interaktif, GIF, visualisasi data, dan jenis konten lainnya untuk terlibat dengan audiens mereka dengan sukses.

Yang Perlu Diketahui Seputar Visual Marketing

Manusia juga lebih mudah tertarik dan menerima komunikasi visual. Namun, sebelum menerapkan visual marketing, sedikitnya ada lima hal yang perlu Anda ketahui.

 Desain Visual adalah Bagian dari Brand

Visual marketing memiliki kombinasi lengkap dan begitu disukai otak manusia. Dalam visual marketing, ada kombinasi warna, desain grafis, font, tekstur, dan kedalaman. Salah satu contoh penerapan kombinasi tersebut bisa dijumpai dalam desain brosur kreatif.

Jika brosur tersebut dibuat dengan baik, orang akan dengan mudah menangkap pesan di dalamnya hanya dengan melihatnya beberapa saat. Komunikasi instan, inilah yang menjadi salah satu keunggulan visual marketing. Dalam beberapa kasus, desain visual juga mampu menyentuh emosi orang yang melihatnya. Mereka bahkan sering tidak menyadari hal tersebut.

 Marketing Campaign Membutuhkan Panduan atau Guideline

Dalam visual marketing, panduan juga dibutuhkan dalam membuat elemen-elemen visual yang dibutuhkan. Panduan ini berisi tentang aturan-aturan yang harus dipegang sekaligus cara yang perlu ditempuh untuk mencapai goal yang telah ditentukan.

Untuk membuat sebuah desain brosur kreatif misalnya, Anda tentu membutuhkan panduan terkait ukuran brosur dan ukuran margin. Anda juga akan memerlukan informasi hal-hal seputar desain yang mampu menarik perhatian sekaligus efektif dalam menyampaikan pesan.

Selektif dalam Memilih Informasi yang Akan Disampaikan

Anda harus memiliki goal yang spesifik. Goal yang spesifik ini nantinya juga membutuhkan strategi yang spesifik agar bisa tercapai.
Saat membuat marketing campaign, Anda juga harus selektif dalam memilih informasi yang perlu disampaikan.

Meski gambar mampu menyampaikan banyak hal, bukan berarti Anda bisa memasukkan banyak hal ke dalamnya. Jika pesan yang terkandung di dalamnya tidak fokus, audiens justru sulit untuk mencerna informasi tersebut. Mengajak mereka untuk melakukan apa yang Anda inginkan pun jadi lebih sulit.

Jenis Konten Visual untuk Keberhasilan Strategi Marketing

Misalnya saja konten visual dapat meningkatkan brand awareness, meningkatkan traffic website, menarik pelanggan lewat storytelling visual, dan meningkatkan conversion rate. Kini, cari tahu dulu jenis-jenis konten visual yang bisa kamu manfaatkan.

 Infografik

Infografik adalah salah satu konten visual yang paling populer saat ini. Pastinya, kamu juga sudah tidak asing lagi dengan konten yang satu ini, kan? Banyak brand menggunakan infografik untuk menarik perhatian audiens. Pasalnya, infografik merupakan paket lengkap yang menyajikan data dengan visual yang menarik.

 Meme

Kepopuleran meme kini juga tidak perlu di pertanyakan lagi. Di berbagai platform media sosial kita akan dengan mudah menemukan berbagai macam meme. Netizen memang lebih sering menggunakan meme untuk hiburan saat membalas percakapan di media sosial.

Namun, kini meme memiliki manfaat lain yang tak kalah pentingnya untuk brand. Apalagi, jika brand ingin lebih di kenal oleh kalangan anak muda maka tidak perlu ragu untuk mencoba membuat meme. Namun, sebelum itu pastikan meme yang akan di buat sudah sesuai dengan target audiens dan tujuan dari brand.

 Screenshot

Tidak di sangka screenshot juga menjadi salah satu konten visual yang berguna untuk kampanye marketing dari brand. Screenshot sangat penting untuk memberikan info kepada audiens misalnya tentang langkah-langkah cara kerja produk atau layanan yang di tawarkan.

Selain itu, screenshot juga bisa di jadikan bahan untuk memamerkan testimoni dari pelanggan lain yang sudah mencoba produk atau layanan. Tampilkan testimoni terbaik dari pelanggan agar bisa menarik calon audiens dan membuat mereka tidak ragu lagi untuk mencobanya.

 Tips Visual

Tips yang di buat secara visual tentu akan lebih mudah menarik perhatian audiens. Apalagi jika di bandingkan dengan tips yang hanya di tulis dengan tulisan saja misalnya untuk blog. Menurut Visme, konten tips visual dapat meningkatkan hubungan emosional dengan audiens sehingga akan membuat mereka lebih mudah mengingat brand. Apalagi jika kamu berhasil menyajikan tips-tips yang bermanfaat, pasti audiens akan langsung mengikuti media sosial milik brand.

 Video

Konten visual selanjutnya yang efektif untuk mendukung kampanye marketing adalah video. Kini video di sebut sebagai salah satu bentuk konten visual yang paling populer di tengah masyarakat. Hal itu akhirnya membuat YouTube sebagai platform berbagi video juga tak kalah tenarnya.

Ada beberapa jenis konten video yang bisa di jadikan pilihan untuk sarana branding dari perusahaan. Misalnya saja video testimoni dari pelanggan, video petunjuk penggunaan produk dan layanan, hingga video animasi yang menjelaskan tips atau informasi.

Itulah beberapa jenis konten visual yang bisa kamu gunakan untuk mendukung kampanye digital marketing brand-mu. Supaya bisa menarik audiens lebih efektif, jangan lupa untuk membuat konten yang berkualitas. Pasalnya, sebagus apa pun visual yang di sajikan tapi jika tidak ada nilainya, tentunya konten akan tetap sulit di terima audiens.