Akuntansi merupakan salah satu jurusan kuliah yang banyak diminati mahasiswa tiap tahunnya. Ilmu dari rumpun Soshum ini mempelajari segala hal terkait keuangan, termasuk dasar-dasar membuat laporan keuangan. Mengutip dari Wikipedia, akuntansi adalah proses dari mencatat, melakukan pengolahan data hingga menyajikan data yang seluruhnya berkaitan dengan keuangan.

Selain itu, juga mempelajari cara melakukan analisis laporan keuangan, menilai standar kelayakan usaha melalui laporan keuangan, serta memperkirakan dan menilai prospek ke depannya.

Materi-materi tersebut bakal terpelajari lewat berbagai macam mata kuliah. Di antaranya, akuntansi keuangan, akuntansi manajemen, akuntansi biaya, analisis laporan keuangan, perpajakan, pengauditan, sistem informasi akuntansi, akuntansi sektor publik, akuntansi pemerintahan, dan masih banyak lagi.

Untuk menguasai materi tersebut, tentu ada sejumlah kemampuan yang mesti di miliki oleh mahasiswa jurusan akuntansi. Melansir laman Gokampus, berikut ulasannya:

Kemampuan yang dibutuhkan mahasiswa jurusan Akuntansi

1. Kemampuan mengelola keuangan

Keterampilan pertama yang harus di miliki mahasiswa akuntansi adalah kemampuan mengelola keuangan. Mahasiswa juga harus menguasai skill problem solving atau memecahkan masalah.

Pasalnya, mahasiswa akuntansi harus aktif dan terbiasa dengan masalah keuangan yang ada sekaligus cara mengatasinya.

2. Mahasiswa Akuntansi : Kemampuan menyajikan laporan keuangan

Mahasiswa akuntansi juga harus bisa menyajikan laporan keuangan secara akurat dan mempresentasikannya dengan baik. Kemampuan ini bisa di pelajari semenjak dini, bahkan sebelum masuk kuliah. 

Contohnya, dengan mempraktikkan dan membuat laporan pengeluaran selama sebulan saat sekolah. Bisa juga berpura-pura mempresentasikannya di depan keluarga atau sekadar untuk konsumsi pribadi.

3. Kemampuan menganalisis laporan keuangan

Menganalisis laporan keuangan juga wajib terkuasai oleh mahasiswa akutansi. Ini sangat di butuhkan ketika harus melakukan presentasi tentang laporan keuangan sebuah perusahaan.

Kemampuan ini bisa dibuktikan melalui program sertifikasi seperti Certified Public Accountant (CPA) atau Certified Management Accountant (CMA). Sertifikasi ini bisa menjadi bekal bagi yang bercita-cita menjadi akuntan profesional. 

4. Kemampuan menilai laporan keuangan

Tak semua orang bisa paham dan mengerti cara menilai laporan keuangan. Hal utama untuk menguasai kemampuan ini adalah harus mengerti dan memahami bagian-bagian dari laporan keuangan.

Misalnya, dari laporan neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas, laporan perubahan modal, dan laporan-laporan keuangan lain. Kemampuan ini bisa membantu untuk melihat apakah perusahaan yang dipegang sedang berada dalam kondisi stabil atau tidak.

5. Mahasiswa Akuntansi : Kemampuan membuat rekomendasi

Mahasiswa akutansi biasanya akan diminta membuat rekomendasi tentang suatu hal berdasarkan analisis. Rekomendasi ini bisa mencakup tentang hal-hal yang menjadi prioritas perusahaan di bagian keuangan.

Dengan berbekal lima kemampuan di atas, mahasiswa akutansi bisa saja sukses menjadi akuntan profesional selepas lulus kuliah. Selain itu, bisa juga menjadi analis keuangan, auditor internal, hingga konsultan pajak.