KKN Tematik merupakan salah satu program unggulan dari Pusat Pemberdayaan Masyarakat, Kewirausahaan dan Pengembangan KKN LPPM UPI. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai salah satu unsur pelaksana akademik yang mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, menerapkan kebijakan dalam program-program seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Pada kesempatan kali ini, Shelma Santa Widuri, Siti Shafira Anissa, Nurul Firdhausa, Fanny Putri N, dan Nabila Rizkyta merupakan mahasiswa KKN Tematik UPI kelompok 128 mendapatkan tema berkaitan dengan Desa Layak Air bersih dan Sanitasi  Dalam proses perancangan dan realisasi program kegiatan, kami senantiasa dibimbing oleh Ibu Dr. Linda Setiawati, M.Pd.  selaku Dosen Pembimbing Lapangan. KKN ini dilaksanakan di Desa Cilingga Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Mengenai hal yang telah didiskusikan bersama kepala Desa Cilingga yaitu bapak Hj. Ade Mulyana, Desa Cilingga ini masih kurang akan kebersihan sampah dan limbah, sedangkan kebersihan air disana justru sudah bagus dan bersih. Hanya saat dilakukan observasi ke salah satu tempat sumber air bersih di sana yaitu Ci Beusi, terdapat bangkai tikus dan beberapa sampah dedaunan yang berjatuhan di sekitaran air, juga terdapat beberapa sampah dari warga warga yang ikut serta mandi dan mencuci pakaian.

Namun, menurut salah satu warga di sana yaitu Pak Ahmad Syafe’i selaku Ketua Bamusdes Desa Cilingga. “Tempat MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di Ci Beusi ini sering dibersihkan oleh masyarakat setempat setiap minggunya dan mengenai adanya bangkai tikus dan sampah dedaunan adalah hal yang sulit untuk dicegah karena mata air Ci Beusi ini letaknya ada di alam terbuka kelompok KKN UPI kelompok 128 telah melaksanakan acara Sharing Session bersama karang taruna Desa Cilingga.

Pada kegiatan ini kami membahas mengenai permasalahan yang ada di Desa Cilingga salah satunya pengelolaan sampah. Hal-hal yang dibahas, yaitu mengenai program KKN kami salah satunya tentang pengolahan sampah baik itu sampah organik, non-organik, maupun B3 serta membersihkan lingkungan di sekitar rumah.  Namun, ternyata hal-hal yang kami sosialisasikan sudah dilakukan oleh karang taruna dan masyarakat sejak tahun 2018 seperti halnya mengolah sampah organik atau dedaunan menjadi pupuk kompos, dan untuk sampah non-organik sendiri di jual oleh warga.

Namun, setelah kami melihat lingkungan sekitar Cilingga ternyata masih ada tumpukan sampah yang berbau yang tidak terkondisikan akhirnya kami melaporkannya dan memberikan solusi agar cepat dibersihkan bersama sama oleh masyarakat. Hal ini tentunya agar tidak terjadi penumpukan sampah dan mencemarkan lingkungan terutama air karena lokasi tersebut berada di dekat perairan sawah. Selain kegiatan survey dan sharing session, kami juga mengadakan kegiatan Sosialisasi mengenai Kebersihan Lingkungan Sekitar di sekolah – sekolah Desa Cilingga, lalu mengadakan lomba kebersihan dan kerajinan dari limbah plastik. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari berturut-turut dalam 3 sekolah yaitu SDN 1 Cilingga, SDN 2 Cilingga, dan SDN 3 Cilingga.

Seluruh siswa siswi dikerahkan untuk membawa limbah plastik yang ada di rumah dan mengambil sisa-sisa limbah plastik yang ada di lingkungan sekolah dan kegiatannya diadakan di sekolah masing-masing.  Tujuan kami mengadakan perlombaan tersebut selain untuk meningkatkan kreativitas, yaitu mengajak siswa lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitar, serta meningkatkan kerja sama antar siswa dalam menjaga lingkungan.