Pemasaran Dengan Produk Promosi Unik : Pikiran konsumen dibanjiri promosi dalam berbagai bentuk setiap harinya. Di dunia sekarang ini, perusahaan menggunakan media tradisional, seperti papan reklame atau iklan TV, dan media digital, seperti video viral atau jejaring sosial untuk menyiarkan nama mereka ke publik. Diperkirakan bahwa orang Amerika terpapar lebih dari 3.000 iklan setiap hari. Pada tahun 2008, bisnis menghabiskan lebih dari $888,2 miliar untuk iklan di media tradisional dan baru serta saluran informasi lainnya, seperti Lexis-Nexis, pameran dagang, dan informasi pelatihan pendidikan. Besarnya dana yang dikeluarkan untuk iklan ini menunjukkan bahwa promosi telah mencapai titik jenuh di benak konsumen. Akibatnya, produk promosi yang unik telah menjadi alat penting bagi bisnis untuk membedakan diri dari persaingan.

Karena persepsi selektif, individu hanya memperhatikan sebagian kecil iklan yang diperlihatkan kepada mereka sepanjang hari. Berbagai elemen situasional memengaruhi apakah seseorang benar-benar memproses pesan iklan. Salah satu faktor yang mempengaruhi pengaruh suatu iklan adalah kesesuaian iklan. Individu mengingat iklan yang tidak sesuai, atau iklan yang tidak sesuai dengan norma kategori produk, lebih dari iklan yang sesuai. Misalnya, seseorang yang menonton iklan minuman olahraga akan lebih mungkin mengingat iklan tersebut jika iklan tersebut memutar musik klasik dibandingkan dengan musik rock yang dapat diprediksi. Strategi ini dapat diterapkan pada bisnis yang memilih produk promosi yang tidak lazim dalam industri tertentu. Misalnya, bank dapat memberikan handuk pantai atau sandal jepit dengan logo perusahaan, bukan cangkir atau pena kopi perusahaan tradisional.

Faktor kedua yang menentukan dampak promosi melibatkan orisinalitas komunikasi. Pemasaran gerilya memanfaatkan elemen ini dengan menggunakan metode yang tidak konvensional dan agak mengejutkan untuk mempromosikan merek. Misalnya, seorang pria dari Pennsylvania setuju untuk menjual ruang leher dan dadanya kepada sebuah perusahaan untuk menato nama dan logo mereka di tubuhnya. Dalam contoh lain, Proctor and Gamble menempatkan iklan produk setinggi mata di bilik kamar mandi wanita. Pendekatan ini dapat diadopsi oleh perusahaan melalui penggunaan produk promosi yang unik. Misalnya, perusahaan minuman dapat menggunakan cangkir promosi dengan sedotan atau tutup yang didesain secara kreatif untuk menarik perhatian orang yang melihatnya. Starbucks menerapkan ide itu dengan membuat mug perjalanan plastik yang dirancang agar terlihat persis seperti cangkir kopi kertas Venti.

Produk promosi unik yang melibatkan sarana periklanan non-tradisional ini cenderung menangkap dan mempertahankan minat konsumen lebih efektif daripada metode media standar. Menciptakan buzz di dunia yang penuh dengan iklan membutuhkan imajinasi yang sama banyaknya dengan inovasi.