Cek gula darah adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit diabetes. Tidak hanya itu, cek gula darah juga dibutuhkan untuk mengendalikan dan mencegah komplikasi diabetes. Kadar glukosa yang tinggi bisa mengakibatkan kerusakan organ jika tidak ditangani dengan baik.

Cek gula darah biasanya dipakai untuk memantau dan mendiagnosis penyakit diabetes. Hasil cek dari pemeriksaan gula darah bisa menyediakan informasi untuk dokter yang kemudian berguna dalam menentukan pengobatan diabetes. Melakukan pengecekan ini sangat berguna terutama untuk Anda yang merupakan pekerja kantoran.

Siapa yang Memerlukan Cek Gula Darah?

Pekerja Kantoran yang Mengalami Gejala Hiperglikemia

  • Buang air kecil jadi lebih sering
  • Rasa haus yang meningkat
  • Rasa lapar meningkat
  • Gampang lelah
  • Pandangan kabur
  • Luka yang sukar sembuh

Pekerja Kantoran yang Mengalami Gejala Hipoglikemia

  • Cemas
  • Tubuh gemetar
  • Berkeringat
  • Merasa kelaparan
  • Lemas
  • Kebingungan atau linglung

Pekerja Kantoran yang Hamil

Pemeriksaan ini bertujuan mengecek kemungkinan diabetes gestasional, yaitu diabetes yang terjadi selama kehamilan.

Pekerja Kantoran yang Mengalami Prediabetes

Hal yang membuat seseorang berisiko diabetes, antara lain:

  • Kurang olahraga
  • Berat badan berlebih
  • Tekanan darah tinggi
  • Mempunyai anggota keluarga yang juga mengidap diabetes
  • Pola makan tidak sehat
  • Penyakit jantung

Prediabetes adalah kondisi saat kadar gula dalam darah telah melebihi batas normal, namun tidak setinggi pada penderita diabetes tipe 2. Tetapi, kondisi ini bisa berkembang jadi diabetes tipe 2 jika penderita tidak segera mengubah gaya hidupnya jadi lebih sehat.

Prediabetes biasanya tidak menimbulkan gejala dan umumnya baru terdeteksi saat penderitanya menjalani pemeriksaan kesehatan rutin. Namun, kondisi ini justru tergolong penyakit yang serius, karena bisa berkembang jadi diabetes tipe 2 jika tidak segera ditangani.

Apa Saja Jenis Cek Gula Darah?

Tipe pemeriksaan gula darah yang Kamu jalani akan ditentukan oleh dokter. Berikut empat jenis cek gula darah yang tersedia:

Cek Gula Darah Puasa

Cek gula darah puasa harus dilakukan sesudah Kamu berpuasa terlebih dulu. Pemeriksaan dilakukan pada pasien pradiabetes dan diabetes.

Cek Gula Darah Sewaktu

Cek gula darah sewaktu dilakukan untuk mengetahui kadar gula darah Kamu saat itu juga. Cek ini umumnya tidak dipakai untuk mendiagnosis suatu penyakit, melainkan sebagai salah satu pemeriksaan kesehatan secara umum.

Cek Gula Darah Dua Jam Sesudah Makan

Cek gula darah dua jam sesudah makan umumnya dilakukan bersamaan dengan cek gula darah puasa. Cek ini bertujuan mengetahui skill tubuh Kamu dalam mengatur kadar gula darah sesudah makan.

Umumnya pemeriksaan ini dilakukan sesudah berpuasa selama 12 jam dan berikutnya, pasien akan diminta makan seperti biasa. Biasanya, kadar gula darah akan melonjak saat Kamu sesudah makan dan kembali turun pada 2-3 jam setelah Kamu makan.

Kadar gula darah yang tetap tinggi pada waktu 2 jam sesudah makan bisa menandakan adanya gangguan metabolisme gula darah.

Cek Hemoglobin A1c

Prosedur HbA1C dijalani dengan pengambilan sampel darah untuk menilai kadar rata-rata gula darah Kamu pada 2-3 bulan terakhir.

Cek Toleransi Glukosa Oral

TTGO adalah pemeriksaan yang berfungsi untuk mengukur skill tubuh dalam menyerap zat gula (glukosa). TTGO juga bisa dilakukan untuk langkah awal diagnosis  diabetes. Hampir sama seperti cek gula darah dua jam sesudah makan, pemeriksaan TTGO juga dilakukan bersamaan dengan cek gula darah puasa.

Perbedaannya, pada cek TTGO, pasien akan diminta untuk mengonsumsi larutan gula yang mengandung 75 gram glukosa. Biasanya, TTGO dilakukan sebagai pemeriksaan lanjutan untuk mengonfirmasi hasil abnormal dari cek gula darah dua jam sesudah makan.

Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lebih jauh tentang penyakit diabetes maka anda bisa mengunjungi situs yang membahas seputar penyakit tersebut dengan lebih lengkap, yaitu https://solusi-diabetesku.com/

Baca juga Jalan Kaki Untuk Kesehatan