Pentingnya Melakukan Pemasaran Lewat Media Sosial. Di era digital, media sosial menjadi salah satu strategi yang bisa digunakan dalam berbagai bidang salah satunya untuk marketing. Media sosial (medsos) marketing merupakan salah satu strategi marketing yang banyak digunakan perusahaan maupun individu. Strategi marketing saat ini banyak memanfaatkan peran medsos.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Nusa Mandiri (UNM) bekerja sama dengan Hijra Bank sukses menggelar webinar pada Rabu (15/6/2022). Acara ini mengusung tema “Webinar How to Build Social Media Marketing for Millennial Generation” dengan menghadirkan narasumber Brand & Product Marketing Lead ALAMI Group Nina Megayanty.

Dekan FEB UNM Ida Zuniarti dalam sambutannya memberikan pengarahan bahwa webinar ini merupakan wadah komunikasi antar pelaku industri digital marketing di Indonesia. “Dengan pertumbuhan bisnis digital di Indonesia yang begitu pesat, diperlukan pendidikan yang memadai untuk mereka yang ingin terjun ke dunia digital marketing, iklim industri yang sehat, dan sarana komunikasi yang terpadu antara pelaku dengan mitra industri,” jelasnya dalam rilis yang diterima, Kamis (16/6/2022). 

Nina Megayanty selaku pembicara menjelaskan mengenai pemahaman media sosial marketing secara komprehensif. Ia memaparkan mulai dari apa itu media sosial marketing, pentingnya media sosial marketing, jenis-jenisnya, cara kerja, hingga tips dan trik dalam memanfaatkannya agar lebih menarik bagi generasi milenial.

“Pemasaran melalui medsos saat ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Sebab, banyak orang mengandalkan medsos untuk mencari dan berbagi informasi dan sudah menjadi bagian dari gaya hidup,” katanya.

Ia pun menyampaikan keunggulan pemasaran modern menggunakan medsos. Menurutnya pemasaran dengan medsos bermanfaat untuk meningkatkan loyalitas pelanggan, menghemat biaya, meningkatkan brand awareness, dan menganalisis pasar.

Pelaku usaha 

sering melakukan kesalahan di media sosial yang berimbas pada produk. Tergantung pada bagaimana menggunakannya, media sosial dapat menjadi andalan pemasaran digital yang konsisten menumbuhkan kepercayaan kuat pada pelanggan atau malah menguras sumber daya. 

Karena itu, penting mempelajari kecerobohan media sosial yang paling umum dan cara mencegah krisis online sebelum dimulai. Berikut tujuh kesalahan terbesar yang dapat menjatuhkan strategi pemasaran media sosial dan bagaimana menghindarinya di masa datang, dilansir dari Entrepreneur.

Mengunggah dari perspektif yang salah 
Mengunggah perasaan atau bias pribadi pada akhirnya merusak pesan. Apapun merek atau industrinya, menjaga strategi media sosial tetap pada jalurnya berarti mempertahankan suara merek yang konsisten. Pastikan pemasar selalu mengunggah dari sudut pandang perusahaan dan bukan dari sudut pandang sendiri. 

Memanfaatkan tren yang salah 
Memanfaatkan tren yang salah adalah salah satu cara membuat manajemen media sosial keluar jalur. Sayangnya, ini juga merupakan tren yang terlalu umum di kalangan pemasar sosial dan usaha kecil yang mencari peningkatan visibilitas dengan cepat. Dengan setiap platform baru, meme, tagar, atau video viral yang muncul di mata publik, pastikan menghindari tren yang salah agar tidak terjadi bencana produk. 

Masuk ke percakapan yang salah 
Ada beberapa kasus di mana bergabung dalam grup percakapan dapat memperkuat pesan Anda. Namun, sangat penting untuk mencari tahu lebih dulu. Percakapan yang selaras dengan merek, pelanggan, dan budaya adalah hal yang bagus. Tetapi, pastikan agar tidak salah sehingga menjadi bahan tertawaan di media sosial atau sampai merusak integritas merek. 

Menggunakan berita untuk mempromosikan merek 
Berita secara kredibel dapat dimasukkan ke dalam bauran pemasaran media sosial dan memberikan peluang yang kuat untuk promosi merek. Meski demikian, tidak jarang bisnis menggunakan barang-barang tersebut secara tidak tepat, menggunakan peristiwa dunia dengan cara yang bertentangan dengan sentimen publik. Newsjacking adalah kecerobohan platform sosial utama.