Sebanyak 25 crafter dari dalam dan luar Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah akan meramaikan gelaran Purworejo Creative Festival (PCF) tahun 2022. PCF digelar dalam rangka mengenalkan produk kerajinan UMKM yang ada ke pasar nasional Dengan mengkolaborasikan empat dinas yang ada di Kabupaten Purworejo, kali ini Pemerintah Kabupetn akan menggelar Purworejo Creative Festival (PCF).

Hal ini juga dilakukan untuk mendukung ekonomi kreatif yang ada di Purworejo khususnya. Kegiatan PCF kali ini digawangi oleh empat dinas antara lain Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata; Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan; Dinas Perindustrian Tenaga Kerja, dan Transmigrasi; dan Dinas Kebudayaan. Kepala Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Purworejo, Stephanus Aan, mengungkapkan pihaknya ingin mempertemukan potensi unggulan produk UKM Purworejo yang siap masuk ke pangsa pasar lebih luas.

Produk Purworejo berusaha dikenalkan dengan pangsa pasar skala regional dan nasional melalui event ini. Tak hanya itu, Purworejo juga akan membuka peluang masuk ke rantai pasok industri kreatif, pariwisata, dan perdagangan nasional. “Sehingga desain PCF tidak jualan produk unggulan secara retail selama pameran tetapi mengenalkan potensi produk ke industri dan pelaku industri dan ekonomi kreatif regional dan nasional. Terpilih 20 crafter unggulan Purworejo yang siap dan lima daerah di luar Purworejo yang ikut serta.

Aan menyebut, PCF nantinya didukung dengan kegiatan edukasi dan business matching forum antara UMKM dengan dengan para pelaku industri dan ekonomi kreatif yang sengaja dihadirkan. Para peserta diharapkan dapat jejaring industri, jejaring pelaku pariwisata, dan beberapa buyer (Investor) dengan potensi produk yang dipamerkan. “PCF juga melibatkan dan didukung oleh banyak stakeholder baik itu dari UMKM sendiri, komunitas, dan dinas/instansi terkait yang ada di Purworejo.

Untuk menarik masyarakat umum, PCF ini sengaja dipadukan dengan kegiatan seni pertunjukan, dan seni budaya yang digelar setiap hari. Banyak komunitas lokal terlibat bahkan beberapa juga didatangkan berasal dari luar Purworejo. “Selama pandemi Pemerintah Kabupaten Purworejo tidak memiliki event UMKM, maka rencana PCF digabungkan dengan rangkain peringatan Hari Koperasi agar kegiatan PCF lebih besar,

Konsep gabungan ini nantinya juga akan menghadirkan kuliner di area PCF. Area kuliner direncanakan akan menggunakan kawasan Art center ke utara. “PCF sendiri akan dilaksanakan terpusat di Alun-alun Purworejo,” lanjut Aan. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian, Gatot Suprapto mengungkapkan pihaknya sudah melaksanakan rakor beberapa kali dengan stakeholder empat dinas terkait.

Terakhir Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian¬†menggelar rapat pada hari Jumat (9/7/2022) kemarin. “Pada prinsipnya rangkaian kegiatan peringatan hari koperasi mendukung juga semangat UMKM khususnya yang ada di kegiatan PCF. Oleh karena itu koperasi justru dapat menjadi daya dukung dan partner kelembagaan bagi para penggiat UMKM Purworejo,” tambah Aan. Peserta direncanakan 1.000 orang per harinya dengan melibatkan pelajar, dinas/instansi, UMKM dan anggota koperasi sendiri. Kegiatan perkoperasian akan hadir berkolaborasi di area PCF seperti temu koperasi dan beberapa kegiatan lainnya. “Semua area PCF baik yang di alun-alun Purworejo dan art center dapat diakses oleh seluruh masyarakat umum,” lanjut Aan.