Namun, dimasa pandemi jumlah pengunjung yang berwisata mengalami penurunan, disebabkan batasan jumlah pengunjung dan jam operasional yang ditetapkan pemerintah. Batasan jumlah pengunjung tersebut membuat tempat wisata sedikit peminat. (Muke 2021) mengemukakan hasil penelitian bahwa 4,4% dari keputusan wisatawan berkunjung ke Sumatera Barat pada masa pandemi dipengaruhi unsur penerapan digital marketing.

(Melati 2020) mengungkapkan strategi pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion) yang diterapkan PT. Samudra Bintang Angkasa Tour and Travel Banjarmasin meningkatkan minat membeli produk jasa wisata. Ekowisata mangrove yang berada di Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran ini belum banyak diketahui orang. Padahal, ekowisata mangrove di Desa Cijulang tersebut dapat dinikmati wisatawan seperti Jembatan Cinta dan bermain canoe. Namun, warga sekitar sulit untuk memasarkan ekowisata tersebut.

Oleh karena itu strategi yang tepat untuk memasarkan ekowisata tersebut dengan melakukan marketing mix 4P (Product, Price, Place, Promotion). Marketing Mix dilakukan untuk mencapai tujuan sasaran pemasarannya. Tujuan pemasaran tersebut dalam mengoptimalkan jumlah pelanggan, memperbanyak hasil penjualan, serta dapat memberikan manfaat bagi perusahaan dan stakeholdernya. Menurut Philip Kotler produk adalah “A product is a thing that can be offered to a market to satisfy a want or need”. Untuk mencapai sasaran pasar yang dituju ekowisata tersebut memiliki tempat yang dapat dikunjungi seperti Jembatan Cinta dan bermain Canoe

Price (Harga)

Menurut Philip Kotler Harga adalah “Price is the amount of money charged for a product or service. More broadly, price is the sum of all the value that consumers exchange for the benefits of having or using the product or service Harga merupakan unsur bauran pemasaran yang sangat berpengaruh dalam penjualan. Harga jembatan cinta yang dapat ditawarkan di Desa Cijulang yaitu Rp. 2000,00 dan untuk sewa canoe Rp. 20.000,00.

Place (Distribusi/ Tempat)

Menurut Philip Kotler tempat adalah “The Various the company undertakes to make the product accessible and available to target customer.”. Jembatan cinta dan penyewaan canoe ekowisata mangrove di Desa Cijulang ini hanya berada di dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Promotion (Promosi)

Menurut Kotler promosi adalah “Promotion includes all the activities the company undertakes to communicate and promote its product the target market.” Promosi adalah cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan sasaran. Ekowisata mangrove di Desa Cijulang tersebut dapat melakukan promosi seperti penyebaran brosur, mulut ke mulut, dan memanfaatkan layanan iklan media sosial, Strategi dalam promosi dan marketing merupakan salah satu faktor yang menentukan dalam keberhasilan suatu barang atau jasa. Promosi penting dilakukan untuk menawarkan produk atau jasa tepat pada sasaran dan menarik perhatian. Pemasaran juga merupakan strategi dalam ekowisata yang dapat digunakan untuk menghasilkan daya tarik khusus bagi target pasar.

Strategi pemasaran unit-unit bisnis pariwisata di destinasi difokuskan pada aktivitas-aktivitas pemasaran yang paling tidak mencakup : merancang bauran pemasaran yang dapat memenuhi harapan target-target pasar yang dituju, menetapkan kebijakan harga yang dapat menjamin tercapainya tujuan perusahaan dan terpeliharanya kualitas lingkungan pariwisata. (Firth&Tracey,2004).

Strategi juga diperlukan dalam perencanaan pengelolaan hutan mangrove yang efektif dan efisien, agar mencapai tujuan pengelolaan mangrove berkelanjutan dalam kepentingan ekologi, ekonomi, dan sosial. Banyak hal yang dapat dilakukan dalam menyusun strategi pemasaran untuk mengembangkan ekowisata hutan mangrove. Berikut adalah beberapa strategi pemasaran dalam bidang pariwisata yang dapat digunakan untuk mengembangkan ekowisata pada hutan mangrove.

Analisis SWOT (strength, weakness, opportunities, and threats)

merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mengidentifikasi isu-isu yang berpengaruh dalam memasarkan produk atau jasa. Dalam industri pariwisata, analisis tersebut dapat menyertakan kelemahan, kelebihan, keunggulan, dan persaingan antar-destinasi.

Strengths (kekuatan) adalah poin positif atau kelebihan dari bisnis perusahaan atau project yang dilakukan.

Weakness (kelemahan) adalah poin yang merujuk hal yang menghambat bisnis atau perusahaan

Opportunities (peluang) adalah poin peluang yang muncul diluar perusahaan atau proyek dan membuat perbedaan pada kemampuan bersaing.

Threats (ancaman) adalah ancaman yang merujuk pada segala sesuatu yang menimbulkan risiko perusahaan atau project.

Menentukan Target Pasar

Kita harus menentukan kepada siapa kita akan memasarkan tempat wisata tersebut. Target pasar sangat menentukan banyak sedikitnya pengunjung yang datang. Target yang jelas akan membantu proses pemasaran dan meningkatnya wisatawan. Pengelola harus mengetahui pasaran yang ramai saat ini untuk menghindari sepi pengunjung.

Menetapkan harga

Strategi pemasaran selalu berkaitan dengan penetapan harga. Harga mencerminkan fasilitas apa saja yag akan didapatkan dan kesenangan pengunjung menikmati wisata tersebut. Meningkatkan infrastruktur terkait penyediaan fasilitas umum dan fasilitas pendukung sangat berpengaruh. Setelah melihat fasilitas yang ada di tempat wisata, wisatawan akan melihat harga yang sudah ditentukan. Fasilitas yang ditawarkan juga harus membuat pengunjung nyaman. Hal ini dapat membuat pengunjung akan berkunjung kembali dan mempromosikan dengan cara mouth to mouth kepada orang sekitarnya. Oleh karena itu, kita sebaiknya memperhatikan target pasar untuk menentukan harga yang akan ditawarkan.

Melakukan Pemasaran

Pemasaran merupakan salah satu hal yang penting dalam strategi pemasaran. Hal ini akan membuat tempat wisata ramai dikunjungi. Saat ini pemasaran tidak hanya dilakukan melalui brosur, televisi, dan lainnya. Namun, pemasaran dapat dilakukan melalui sosial media seperti facebook, Instagram, twitter, dan lain sebagainya. Jika pemasaran tepat pada sasaran dan memiliki harga terjangkau serta melalukan pemasaran yang tepat akan membuat tempat wisata ramai pengunjung.

Beberapa strategi pemasaran pariwisata diatas dapat digunakan untuk mengembangkan ekowisata pada hutan mangrove. Menerapkan strategi pemasaran yang tepat sangat penting demi keberlangsungan bisnis yang anda miliki. Hal itu akan memberikan dampak yang baik seperti ramai pengunjung wisatawan yang datang.