Tips Buka Usaha Angkringan, Kuliner masih menjadi bisnis andalan bagi para pelaku usaha. Sebab, makanan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Maka bisnis ini diprediksi akan selalu dicari banyak orang. Salah satu yang mulai berkembang beberapa tahun terakhir adalah bisnis angkringan modern.

Saat ini, angkringan terbagi menjadi dua, angkringan yang masih menerapkan gaya tradisional dan angkringan yang sudah beraroma modern.

Peluang Bisnis Angkringan

Peluang bisnis angkringan di kota-kota besar tentunya amat menjanjikan. Sebab, angkringan biasanya menjual beraneka macam makanan yang lezat dan selalu cocok dinikmati di malam hari. Pilihan makanan yang tersedia seperti aneka sate dan gorengan bisa dijadikan sebagai kudapan atau camilan di malam hari, apalagi saat cuaca sedang dingin.

Selain itu, nasi kucing atau nasi bakar angkringan juga memiliki porsi yang cukup mengenyangkan dan nikmat. Ditambah lagi, harga menu yang dijual di angkringan sangat terjangkau dan ramah di kantong. Maka dari itu, tak heran jika bisnis angkringan selalu ramai pembeli. Saat ini, kamu juga bisa menjual menu angkringan melalui aplikasi pemesanan makanan online.

Selain itu, konsep angkringan selalu mampu memberikan suasana khas Yogyakarta yang hangat dan menyenangkan. Hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi calon konsumen untuk menikmati makanan yang tersedia. Bahan-bahan makanan yang dibutuhkan untuk bisnis angkringan juga sangat mudah didapat. Kamu bisa membelinya di pasar, warung, atau bahkan dibeli secara online.

Tips Buka Usaha Angkringan dan Modalnya

Mengawali bisnis angkringan, tentu harus dimulai dengan menyiapkan ide bisnis yang baik. Sesuai dengan konsep angkringan yang mana para pelanggan akan duduk bersama-sama sambil menikmati makanan. Nah, bentuk usaha angkringan bisa kamu bangun dengan menggunakan gerobak atau lesehan. Berikut penjelasannya:

1. Pilih Lokasi Jualan yang Strategis

Pemilihan lokasi yang tepat akan mempengaruhi sukses tidaknya anda dalam membuka bisnis angkringan. Pilihlah lokasi usaha angkringan yang dekat dengan pangsa pasar yang ada. Misalkan membuka warung angkringan di dekat terminal, dekat pasar, sekitar permukiman warga yang padat penduduk, sekitar kost-kostan karyawan dan mahasiswa, dekat pusat perkantoran, sekitar kampus, dan tempat wisata. Membuka angkringan di pedesaan pun juga sangat menjanjikan loh.
Membuka angkringan di luar pulau Jawa juga tidak kalah menjanjikan. Saya pernah melihat warung angkringan di kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dari sore hingga malam, warung angkringan tersebut tidak pernah sepi pembeli. Terkadang pembeli harus rela mengantri jika tidak dapat tempat duduk.
Hal ini membuktikan bahwa di luar pulau Jawa pun warung angkringan sangat diminati. Alasanya karena masih banyaknya orang-orang perantauan dari Jawa. Disamping itu, warga lokal juga suka dengan angkringan karena menu makanannya yang unik dan murah meriah.

2. Menentukan Konsep Angkringan

Sebelum anda membuka bisnis angkringan, ada baiknya anda menentukan terlebih dahulu konsep warung angkringan anda. Apakah anda ingin membuka model angkringan sederhana atau model angkringan gaul dan modern. Konsep angkringan sederhana biasanya hanya berupa gerobak kayu dengan tutup terpal yang bisa memuat sekitar 8 orang pembeli.
Meskipun tetap menguntungkan, namun konsep yang satu ini tidak akan bisa menjaring banyak pelanggan. Namun jika anda ingin menyasar anak-anak muda milenial jaman sekarang, akan lebih baik jika konsep angkringan anda memiliki suasana ala anak muda jaman sekarang sehingga bisa menjadi tempat nongkrong yang mengasyikkan.
Misalnya konsep angkringan kafe dengan berbagai fasilitas lengkap seperti wifi dan televisi besar. Memang butuh modal yang cukup besar, namun semua itu akan terbayarkan dengan kedatangan banyak pengunjung nantinya. Akan tetapi, jika modal yang anda miliki terbatas, anda bisa menjalankan warung angkringan sederhana terlebih dahulu. Yang terpenting, desainlah gerobak anda semenarik mungkin sehingga orang akan senang ketika datang ke warung angkringan anda.

3. Modal Usaha Angkringan

Bagi anda yang mau buka usaha angkringan gaul di daerah anda pastinya bertanya-tanya,”Berapakah modal usaha yang harus dipersiapkan untuk membuka usaha angkringan dari nol sampai berdiri?” Berdasarkan pengalaman para pelaku usaha dalam bisnis ini, modal usaha angkringan tidak terlalu besar.
Dengan modal kecil di bawah Rp 5 jutaan pun, anda sudah dapat membuka bisnis angkringan gaul yang sederhana. Itu untuk satu gerobak. Modal usaha sebesar itu sudah meliputi sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk membuka bisnis angkringan meliputi gerobak kayu, perlengkapan memasak, bahan baku makanan dan lain sebagainya.

Rincian Biaya Modal Usaha

Berikut ini rincian biaya modal usaha yang harus dipersiapkan untuk membuka warung tenda angkringan
  • Gerobak angkringan @ Rp 2.500.000
  • Terpal ukuran lebar @ Rp 300.000
  • 2 Teko plastik @ Rp 30.000
  • 3 Tempat sampah @ Rp 30.000
  • 2 Ember @ Rp 40.000
  • Termos es @ Rp 80.000
  • Teko/ceret @ Rp 30.000
  • Wajan penggorengan @ Rp 120.000
  • Kompor gas @ Rp 350.000
  • Gas elpiji @ Rp 170.000
  • Nampan dan keranjang @ Rp 75.000
  • Sendok dan garpu @ Rp 60.000
  • Piring besar @ Rp 55.000
  • Piring kecil @. Rp 45.000
  • 2 lusin gelas @ Rp 60.000
  • Total : Rp 3.945.000
Biaya investasi tersebut belum termasuk biaya lain-lain yang tak terduga dan biaya operasional usaha. Yang meliputi : gaji pegawai, pembelian bahan baku, biaya bulanan listrik dan air bersih, karcis retribusi dan lain sebagainya. Untuk biaya operasional bisa anda akumulasikan per hari atau perbulan.
Katakanlah anda harus mengeluarkan modal sekitar Rp 300.000 per harinya untuk membeli bahan-bahan baku seperti beras, ayam, bumbu dapur, gula, susu kaleng, kopi, teh, tempe tahu, daun pisang, jahe, isi ulang gas elpiji dan lain sebagainya. Jika anda kerepotan untuk memasak menu makanan angkringan, anda bisa saja menerima sistem konsinyasi atau titipan makanan dan minuman dari para produsen.
Atau istilahnya sebagai agen kuliner dari produsen makanan dan minuman untuk angkringan. Yang terpenting, usaha nasi kucing anda harus bisa tetap menjual menu seperti sate telur puyuh, sate ati ampela, aneka gorengan, daging ayam, tahu, tempe, susu kental manis, minuman jahe, minuman jeruk peras, kopi, teh, susu, dan minuman kemasan instant yang lainnya.

4. Tonjolkan Menu yang Unik dan Spesial

Untuk menu angkringan sendiri sebenarnya sangatlah beragam. Ada berbagai macam makanan tradisional yang bisa anda padukan juga dengan makanan modern saat ini. Tapi biasanya semua makanan di angkringan sudah dimasak terlebih dahulu sebelum dijual. Terkecuali makanan seperti gorengan yang bisa anda goreng di tempat penjualan. Sementara untuk makanan lain bisa anda masak terlebih dahulu dirumah.
Umumnya dalam setiap gerobak angkringan, menu makanan dan minuman yang tersedia itu-itu saja beserta penyajiannya. Anda bisa mencoba dengan menu baru maupun cara penyajian baru yang akan menarik banyak peminat dan pembeli. Contohnya menyediakan menu sambal pete, sambal jengkol, Kopi Mantap Ala Cheff, dan lain-lain yang tidak akan pernah sobat temukan di angkringan lain.

5. Mempertahankan Ciri Khas Angkringan

Ciri khas dari warung makan angkringan adalah menggunakan gerobak yang ditutup dengan terpal warna biru atau orange. Meskipun anda sendiri mengusung konsep angkringan gaul atau modern. Sebaiknya anda jangan menghilangkan ciri khas angkringan tersebut.
Ciri khas lain yang harus dipertahankan ialah harga makanan angkringan yang relative murah dan terjangkau untuk masyarakat kecil. Jika anda mematok harga yang terlalu mahal, tentunya konsumen ogah untuk mampir di warung anda. Lebih baik makan di rumah makan sekalian jika selisih harganya tidak jauh beda.

6. Menjaga Kebersihan Gerobak dan Memberi Pelayanan Terbaik

Menjaga kebersihan tempat usaha menjadi poin penting yang harus anda perhatikan. Salah satunya kebersihan gerobak yang notabene menjadi sarana anda untuk berjualan. Jika gerobak yang anda pakai terlihat kotor dan kusam, tentu konsumen akan berpikir dua kali untuk kembali makan di warung angkringan anda.
Jika anda menggunakan meja atau lesehan untuk menampung para pembeli yang datang, sudah seharusnya anda membersihkan tempat tersebut. jangan sampai ada sisa makanan atau sampah yang berserakan yang mana tentu akan mengganggu kenyamanan para pelanggan. Sebagai seorang penjual, anda harus bisa memberikan pelayanan yang memuaskan kepada konsumen. Selain menyajikan menu makanan yang enak. Anda juga harus bersikap baik kepada konsumen.
Nah, itulah beberapa penjelasan dan tips buka bisnis angkringan yang bisa kamu coba. Melihat besarnya peluang bisnis angkringan tentu semakin menarik untuk ditekuni.
Topics #Bisnis #Tips Buka Usaha Angkringan #Tips Usaha #Usaha Angkringan #Usaha Bisnis