Kondisi ekonomi belum pulih sempurna dari tekanan pandemic. Namun, sejumlah sektor bisnis dinilai masih bergeliat dan tumbuh. Industri makanan dan minuman (mamin) yang masih menunjukkan potensi yang cukup positif. Ketua Komite Tetap Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Levita G. Supit menyebutkan, sejumlah investor masih tetap aktif dalam menjajaki peluang untuk tetap berekspansi di market Indonesia. Khususnya, berbicara soal produk mamin dengan format waralaba alias franchise. ”Pelaku bisnis franchise masih berlomba untuk bisa masuk ke Indonesia.

Menurut Levita, hal tersebut tak lepas dari besarnya pasar Indonesia yang memiliki lebih dari 270 juta penduduk. ”Selain itu, masyakarat Indonesia itu sifatnya konsumtif sehingga menjadi incaran semua sektor bisnis makanan minuman,” tambahnya. Levita membeberkan, sejumlah pelaku bisnis luar negeri yang berminat masuk ke Indonesia berasal dari berbagai negara. Misalnya, Singapura, Thailand, hingga Amerika Serikan. Bahkan, brand besar rela membuka tokonya kembali di Indonesia pada masa pandemi Covid-19. “Itu menunjukkan bahwa sekalipun pandemi, Indonesia jadi market yang potensial,”ucapnya

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) Jawa Timur Ferry menambahkan, potensi industri kuliner memang kembali dilirik dengan kembalinya aktivitas masyarakat. Terutama, kembalinya mahasiswa sebagai kelompok terbesar ke kampus. Founder jaringan gerai ayam geprek itu mengatakan, sebelum pandemi jangkauan usahanya mencapai 15 kota. Saat penyebaran virus SARS-CoV 2 terjadi, tersisa empat kota saja.

Namun, adanya mahasiswa belajar ke kampus lagi bakal menggenjot kinerja sektor makanan dan minuman. “Dengan kembalinya konsumen mahasiswa kita bisa tumbuh lebih dari situasi sebelum pandemi,’’ tuturnya. Gerai di kampus saat ini memang mengandalkan penjualan online. Dari total penjualan, 60 persen memang dijual melalui platform digital. ’’Kami akhirnya memperluas jaringan ke pusat perbelanjaan. Dengan begitu, kita bisa menyeimbangkan layanan offline dan online,’